8 Anggota Geng Make Muke Ditetapkan Tersangka Begal di Kalideres

Indra Purnomo, MNC Portal · Senin 27 September 2021 15:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 27 338 2477567 8-anggota-geng-make-muke-ditetapkan-tersangka-begal-di-kalideres-pVF2jV7HHb.jpg Sebanyak delapan orang ditetapkan sebagai tersangka begal di Kalideres (Foto: Indra Purnomo)

JAKARTA - Polisi menetapkan delapan orang tersangka pembegalan di Jalan Satu Maret, Kalideres, Jakarta Barat. Diketahui aksi pembegalan tersebut terjadi pada Minggu, 19 September 2021 sekira pukul 04.00 WIB.

"Kemudian ada satu korban, selanjutnya ada 8 orang yang kita amankan, sesuai perundang-undangan yang berlaku," kata Kapolsek Kalideres AKP Hasoloan Situmorang di Polsek Kalideres, Senin (27/9/2021).

Baca Juga:  20 Kali Beraksi, Begal Berpistol Akhirnya Ditangkap Polisi

Kapolsek mengungkapkan, geng motor ini sudah mahir melakukan aksi kejahatannya. Ia berujar kelompok remaja tersebut merupakan kelompok yang menamai dirinya dengan nama Make Muke.

"Ini menurut kami sudah cukup mahir kemudian perlu kami sampaikan di sini mereka ini menamakan kelompoknya dengan nama geng Make Muke. Ini kita dapati dasarnya warna hitam kemudian ada hambar kemudian ada namanya," ujar Kapolsek.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Kalideres, Iptu Haris Sanjaya mengatakan dalam kejadian ini telah ditetapkan sebagai tersangka 8 orang.

"Jadi awalnya ada 11 orang, tapi hanya 8 yang jadi tersangka yang terlibat dalam kasus pencurian dengan kekerasan ini," kata Haris.

Haris mengungkapkan bahwa geng motor tersebut biasa berkumpul di malam Minggu. Biasanya mereka berkumpul di daerah Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat. Untuk bisa berkumpul, geng motor tersebut janjian melalui media sosial Facebook.

Baca Juga:  Kronologi Pembegalan Sadis yang Menimpa Ustadz di Bekasi

Kemudian, Haris menjelaskan kejadian itu bermula saat sekelompok geng motor itu berputar-putar di daerah Kapuk. Selanjutnya, karena tidak mendapati kelompok geng lawan akhirnya mereka sampai di daerah Kalideres, tepatnya di Jalan Satu Maret.

"Pada saat mereka berkumpul didapati dua orang yang sedang berboncengan yaitu korban berinisial BPU yang sedang melintas berlawanan arah. Korban bertemu dengan geng motor," ujar Haris.

Pada saat bertemu korban, lanjut Haris, korban langsung ditikam. Lalu korban jatuh yang kemudian disabet dengan senjata-senjata tajam oleh salah satu geng motor. Selanjutnya, geng motor tersebut mengambil motor korban. Adapun korban dilarikan ke rumah sakit. Setelah kejadian, geng motor itu langsung melarikan diri.

"Berdasar info masyarakat di daerah Jalan Satu Maret, tim Satreskrim Polsek Kalder langsung ke TKP buru pelaku. Alhamdulillah kita dapati 8 pelaku dari 11 orang," kata Haris.

Adapun polisi mengamankan barang bukti seperti senjata tajam, tiga buah celurit besar yang digunakan pelaku, satu unit motor milik korban, dan motor pelaku. Kemudian, ada juga STNK dan BPKB.

"Perkara Pasal 365 KUHP yang berbunyi diancam dengan pidana penjara paling lama 9 tahun, pencurian yang didahului, disertai atau diikuti dengan kekerasan atau ancaman kekerasan terhadap orang dengan maksud untuk mempersiapkan atau mempermudah pencurian atau dalam hal tertangkap tangan, untuk memungkinkan melarikan diri sendiri atau peserta lainnya, atau untuk tetap menguasai barang yang dicuri," kata Kapolsek.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini