Geng Make Muke Awalnya Ingin Tawuran, Tak Ketemu Lawan Malah Begal Warga

Indra Purnomo, MNC Portal · Senin 27 September 2021 16:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 27 338 2477608 geng-make-muke-awalnya-ingin-tawuran-tak-ketemu-lawan-malah-begal-warga-H6LF19I5XQ.jpg Polisi saat konferensi pers kasus begal di Kalideres. (Foto: Indra Purnomo)

JAKARTA - Polisi menetapkan delapan orang tersangka pembegalan di Jalan Satu Maret, Kalideres, Jakarta Barat. Diketahui aksi pembegalan tersebut terjadi pada Minggu, 19 September 2021 sekira pukul 04.00 WIB. 

"Ada satu korban, selanjutnya ada 8 orang yang kita amankan, sesuai perundang-undangan yang berlaku," kata Kapolsek Kalideres AKP Hasoloan Situmorang dalam konferensi pers di Polsek Kalideres, Senin (27/9/2021).

Kapolsek mengungkapkan, geng motor ini sudah mahir melakukan aksi kejahatannya. Kelompok remaja tersebut dinamakan ‘Make Muke’.

"Ini menurut kami sudah cukup mahir. Kemudian perlu kami sampaikan di sini mereka ini menamakan kelompoknya dengan nama geng Make Muke. Ini kita dapati dasarnya warna hitam kemudian ada hambar kemudian ada namanya," ujar Kapolsek.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Kalideres, Iptu Haris Sanjaya mengungkapkan bahwa geng motor tersebut biasa berkumpul di malam minggu di daerah Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat. Sebelum berkumpul mereka janjian melalui media sosial Facebook.

Baca juga: 20 Kali Beraksi, Begal Berpistol Akhirnya Ditangkap Polisi

Haris menjelaskan kejadian itu bermula saat sekelompok geng motor berputar-putar di daerah Kapuk. Selanjutnya, karena tidak mendapati kelompok geng lawan, akhirnya mereka sampai di daerah Kalideres, tepatnya di Jalan Satu Maret.

"Pada saat mereka berkumpul didapati dua orang yang sedang berboncengan yaitu korban berinisial BPU yang sedang melintas berlawanan arah. Korban bertemu dengan geng motor," ujar Haris.

Tanpa sebab, korban langsung ditikam. Korban yang terjatuh kemudian disabet dengan senjata tajam oleh salah satu geng motor. Selanjutnya mereka mengambil motor korban.

"Berdasar info masyarakat di daerah Jalan Satu Maret, tim Satreskrim Polsek Kalder langsung ke TKP buru pelaku. Alhamdulillah kita dapati 8 pelaku dari 11 orang," kata Haris.

Adapun polisi mengamankan barang bukti seperti senjata tajam, tiga buah celurit besar yang digunakan pelaku, satu unit motor milik korban, dan motor pelaku. Kemudian ada juga STNK dan BPKB. Saat ini delapan tersangka dikenai Pasal 365 KUHP.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini