Ayah Setubuhi Anak Kandung Ditangkap Polisi, Korban Trauma Berat

Abdullah M Surjaya, Koran SI · Selasa 28 September 2021 14:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 28 338 2478086 ayah-setubuhi-anak-kandung-ditangkap-polisi-korban-trauma-berat-A8uFF4OZmC.jpg Ilustrasi (Foto : Freepik)

BEKASI – Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota menangkap NN yang diduga nekad menyetubuhi anak kandungnya yang berusia 14 tahun di wilayah Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi. Saat ini, terduga NN masih di interogasi penyidik Unit PPA Satuan Reskrim terkait aksi biadabnya tersebut.

”Pelaku sudah kami amankan kemarin (Senin). Kami juga belum mendapatkan informasi lebih lanjut dari penyidik. Saat ini pelaku sedang dilakukan pemeriksaan oleh penyidik. Nanti informasi lebih lanjut akan disampaikan kembali,” kata Kasie Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari, Selasa (28/9/2021).

Sementara Kuasa Hukum korban kekerasan seksual oleh ayah kandunganya sendiri di Rawalumbu, Dadan Ramlan mengungkapkan kondisi korban mengalami trauma berat.

”Atas kejadian itu korban mengalami traumatik, dan yang kami (kuasa hukum) lihat korban juga down, korban terlihat bengong dan ketakutan,” ucapnya.

Baca Juga : Bejat! Ayah di Bali Perkosa Anak Angkat Usia 12 Tahun hingga Hamil 7 Bulan

Dia menyebut, setiap pelaku beraksi selalu disertai pemaksaan. Akibatnya, korban selalu menangis usai melayani perbuatan bejat ayah kandungnya tersebut. Karena itu, korban butuh pemulihan mental yang serius.

”Kalau dari keterangan korban, korban mengaku ada pemaksaan, kondisinya sangat memprihatinkan,” ungkapnya.

Korban menerima kekerasan seksual selama enam bulan. Bahkan, selama sepakan dipaksa melayani nafsu ayahnya sampai empat kali. Adapun korban sendiri sudah menjalani virus et repertum. ”Saat dimintai keterangan di RSUD ketika visum, korban mengaku mengalami aksi pencabulan setiap hari,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang ayah nekad menyetubuhi anak kandungnya yang berusia 14 tahun di wilayah Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi. Biadabnya terduga NN menggarap anaknya tersebut tiga kali sepekan. Ironisnya, aksi amoralis itu dilakukan selama enam bulan terakhir. Tak tahan atas perlakuan ayahnya, kasus ini dilaporkan kepada petugas kepolisian.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini