Polisi Bongkar Pencurian 25 Sepeda Motor di Bekasi Lewat GPS

Abdullah M Surjaya, Koran SI · Selasa 28 September 2021 19:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 28 338 2478289 polisi-bongkar-pencurian-25-sepeda-motor-di-bekasi-lewat-gps-9wyuYlqL8K.jpg 25 motor hasil curian di Bekasi berhasil dibongkar polisi (Foto : MPI)

BEKASI – Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota membongkar tempat penyimpanan sepeda motor hasil curian di wilayah Kelurahan Bojong Rawulumbu, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, karena salah satu motor korban terpasang GPS. Selain mengamankan 25 sepeda motor, petugas mengamankan satu tersangka yakni RM.

"Sedangkan satu pelaku lainya berhasil meloloskan diri dan menjadi DPO petugas kepolisian. Kasus pengungkapan kelompok Lampung ini sempat viral di jagad media sosial.”Satu pelaku kita amankan dengan 25 sepeda motor hasil curian, kelompok Lampung,” kata Kepala Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, Kompol Aloysius Suprijadi, Selasa (28/9/2021).

Terbongkarnya kasus ini pada Senin 27 September 2021. Saat itu, ketika salah seorang korban yang tengah memarkirkan motornya di depan kosnya sudah raib digondol kawanan ini. Setelah itu korban melaporkan kasus ini kepada Polsek Bekasi Timur.

”Karena sepeda motor korban terpasang GPS, dari situ kami melakukan pelacakan,” ucapnya.

Baca Juga : Viral! Puluhan Sepeda Motor Hasil Curanmor Berjejer di Markas Bandit

Dari hasil palacakan, kata dia, keberadaan sepeda motor korban terlacak di wilayah Rawalumbu. Kemudian petugas melakukan penggeledahan terhadap salah satu kontrakan itu dan menemukan sepeda korban.

Selain itu, kata dia pemilik dari kontrakan akhirnya diamankan dan polisi hanya berhasil mengamankan satu orang yakni RM dan satu pelaku berhasil melarikan diri.

Kepada petugas, RM mengakui perbuatanya melakukan pencurian sepeda motor tersebut menggunakan kunci T. Tak hanya disitu petugas kemudian melakukan pengembangan dan mengamankan sebanyak 25 sepeda motor hasil pencurian yang dilakukan pelaku.

”Kami masih kembangkan aksi dari para pelaku,” ungkapnya.

Adapun barang bukti yang diamankan yakni 25 sepeda motor, satu gagang besi yang satu sisinya telah dimodifikasi, alat untuk membuka penutup magnet kendaraan, 1 buah kunci kontak, beberapa plat nomer, obeng, tang. Atas kejadian ini pelaku dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini