Viral Mandor Ngamuk Minta Jatah Proyek di Kantor Dinas

Abdullah M Surjaya, Koran SI · Selasa 28 September 2021 21:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 28 338 2478316 viral-mandor-ngamuk-minta-jatah-proyek-di-kantor-dinas-2bqL6M4EtV.jpg Viral mandor ngamuk di kantor dinas Kabupaten Bekasi (Foto : Istimewa)

BEKASI – Seorang mandor mengamuk dan merusak aset pemerintah di Kantor Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Kontruksi Kabupaten Bekasi di Jalan Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi. Aksi pria yang belum diketahui identitasnya tersebut mendadak viral setelah video mengamuk menyebar di kalangan netizen.

Dalam video di aplikasi percakapan singkat ymemperlihatkan seorang pria mengamuk di sebuah ruangan sambil membanting meja dan kursi. Berdasarkan informasi, pria yang dentitasnya itu, diduga merupakan seorang mandor yang sering memgerjakan proyek pengadaan barang dan jasa dari Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Dia datang mengamuk pada Senin 28 September, karena diduga jatah proyek yang dikerjakannya semakin berkurang setelah diberikan kepada pihak lain. Sambil mencari seseorang bernama Ambar, pria yang mengenakan pakaian serba hitam itu, memporak-porandakan meja dan kursi di ruang kantor. ”Si Ambar bener-bener Si Ambar. Sekarang katanya punya dewan semua”.

Menanggapi video viral tersebut, Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan membenarkan kejadian tersebut dan telah mendapatkan laporan dari jajaranya. Ada pun motif pengrusakan tersebut, sambung Dani, dilakukan karena pria itu merasa proyek yang diberikannya semakin berkurang.

”Saya sudah dapat laporannya dari Kadis Bina Marga,” katanya.

Baca Juga : Viral! Puluhan Sepeda Motor Hasil Curanmor Berjejer di Markas Bandit

Padahal, kata dia, pihaknya telah memberikan beberapa proyek pengadaan barang dan jasa kepada pria itu. Namun dia masih merasa kurang. ”Intinya dia minta (proyek) pekerjaan, sudah diberikan, tapi minta lebih, sekaligus juga mintain (proyek) buat temannya, dan saya intruksikan untuk melaporkan kepada kepolisian,” ungkapnya.

Dani menginstruksikan jajaranya untuk melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian atas kasus dugaan pengrusakan barang inventaris pemerintah. ”Tentu saja itu termasuk tindakan pelanggaran hukum. Karena itu, disampaikan laporan ke pihak kepolisian kemudian akan menindaklajuti kegiatan perusakan barang milik pemerintah,” tegasnya.

Kasat Reskrim Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi, Kompol Rahmad Sujatmiko mengaku pihaknya belum menerima laporan secara resminya terkait kasus tersebut. Karena memang adanya video yang viral, maka kami meminta keterangan sejumlah saksi termasuk pria itu, terkait kebenaran video tersebut.

”Kita masih menunggu laporan resmi,” katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini