Peras Orang yang Keluar dari Hotel, 3 Oknum Wartawan di Bogor Ditangkap

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Kamis 30 September 2021 11:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 30 338 2479161 peras-orang-yang-keluar-dari-hotel-3-oknum-wartawan-di-bogor-ditangkap-6DaNCOJUzn.jpg Ilustrasi (Foto: Antara)

BOGOR - Tiga oknum wartawan ditangkap polisi lantaran meresahkan warga dengan melakukan aksi pemerasan di wilayah Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Motifnya, para pelaku sengaja menunggu pengunjung yang keluar dari hotel.

Kapolsek Cileungsi Kompol Andri Alam Wijaya mengatakan, ketiga oknum wartawan itu masing-masing berinisial JN, SM dan ES. Mereka ditangkap polisi di Jalan Raya Cileungsi-Jonggol tepatnya Desa Gandoang, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.

"Awalnya para pelaku sempat melakukan perlawanan namun setelah ditemukan bukti-bukti tidak bisa mengelak lalu dilakukan pengembangan," kata Andri, dalam keterangannya, Kamis (30/9/2021).

Baca Juga:  4 Oknum TNI Terlibat Penembakan Wartawan, Ini Kata Pangdam

Andri menjelaskan, ditangkapnya tiga oknum wartawan itu berdasarkan informasi masyarakat yang merasa diperas. Dari situ, pihaknya melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap ketiga pelaku.

"Jadi modusnya pelaku mengikuti korban yang keluar dari hotel kemudian mencari-cari kesalahan memfoto dan video korban. Lalu mengancam serta melakukan pemerasan kepada korbannya," jelas Andri.

Hasil pemeriksaan, rupanya pelaku juga pernah melakukan aksi serupa di berbagai wilayah yakni Karawang, Bekasi, Gunung Putri, Depok, Jakarta Timur, Citereup, Cibinong, Sukaraja, Kota Bogor, Cisarua, Ciawi dan Megamendung. Dengan nominal kerugian korban mulai dari Rp3 juta-Rp200 juta.

"Totalnya 37 lokasi yang berbeda," tambahnya.

Dari tangan ketiga pelaku, polisi mendapati beberapa barang bukti 7 ID card wartawan, 3 unit handpohone, 2 unit motor dan lainnya. Atas perbuatannya, mereka akan disangkakan dengan Pasal 368 KUHP.

"Para pelaku dan beberapa barang buktinya sudah kami amankan ke Polsek Cileungsi guna dilakukan pengembangan dan proses lebih lanjut," tutup Andri.

Baca Juga:  Awak Media Tak Mendapat Izin STRP, KPID Minta Diberi Akses Mobilitas

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini