Dikeroyok Gangster, Pemuda Cikarang Tewas Disabet Celurit

Abdullah M Surjaya, Koran SI · Selasa 05 Oktober 2021 18:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 05 338 2481695 dikeroyok-gangster-pemuda-cikarang-tewas-disabet-celurit-cSnQdgpMim.jpg Illustrasi (foto: dok Okezone)

BEKASI - Seorang pemuda tewas mengenaskan setelah menjadi korban kebrutalan geng motor depan Rumah Sakit Sritina di Jalan Imam Bonjol, Kampung Warung Bongkok, Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Sebelum tewas, korban Wahyudin (17) sempat mengalami kritis beberapa pekan lamanya.

Aksi pengeroyokan gangster tersebut terjadi pada Minggu 19 September 2021 lalu, dan aksi berutal tersebut sempat terekam video amatir dan viral di jagad media sosial. Dalam video tersebut warga Kampung Jayaraga RT 05 RW 07, Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, tersebut tampak korban di serang menggunakan senjata tajam dan bambu.

Baca juga:  Tantang Kelompok Lain di Medsos, Anggota Gangster Ini Malah Jadi Korban Pembacokan

Setelah terlihat terkapar tampak korban diseret oleh salah satu pelaku sambil menenteng senjata tajam jenis celurit. Beruntungnya korban sempat diselamatkan warga dan menjalani perawatan, setelah beberapa pekan menjalani perawatan akhirnya korban dinyatakan meninggal dunia karena luka berat yang dideritanya.

Menurut keterangan bibi korban, Upi Apriyani (31) mengatakan, sebelum terjadi aksi tersebut, korban sebelumnya sempat dijemput oleh salah satu temannya, pamit akan menjadi juru parkir di pertigaan Warung Bongkok, Cikarang Barat. Namun, pihak keluarga mendapatkan informasi bahwa korban sudah ada di ruang ICU Rumah Sakit Karya Medika.

Baca juga:  Rusak Rumah Warga, 7 Anggota Geng Motor Ditangkap

Menurutnya, korban mengalami luka di punggung, pinggang dekat perut, sama dibagian leher bawah kuping kiri, dan daun telinganya sobek akibat sayatan.

”Keluarga dapat kabar, kalau keponakan saya ada di rumah sakit kondisinya sempet koma, dan dokter menyarankan untuk operasi karena sarafnya banyak yang putus,” katanya.

Setelah hampir satu pekan dirujuk ke RSUD Kabupaten Bekasi, keluarga korban kemudian memilih merawatnya di rumah, lantaran keterbatasan biaya. Dan setelah sepekan menjalani perawatan dirumah, akhirnya pada Minggu 3 Oktober 2021 korban meninggal dunia dan dikebumikan di TPU Jati Sukadanaw.

”Korban meninggalkan satu istri dan anak,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua RT 05 Desa Sukadanau, Yusuf mengaku, mendapat laporan adanya kejadian tersebut setelah beberapa jam korban berada di Rumah Sakit. Menurutnya, korban sempat sadarkan diri pada saat akan dirujuk ke RSUD Kabupaten Bekasi, dan menceritakan kejadian yang menimpanya.

”Korban sempat bilang kenal pelakunya,” katanya.

Lalu Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, Kompol Rahmad Sujadmiko membenarkan, peristiwa meninggalnya korban akibat aksi brutal dari orang tak dikenal. Menurut dia, kasus ini sudah dilaporkan pihak korban kepada Polsek Cikarang Barat.

”Benar meninggal dunia, anggota masih bergerak untuk mengidentifikasi para pelakunya,” katanya singkat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini