Korban Begal di Jaktim Dipukul, Disetrum dan Dipaksa Ngaku Pakai Narkoba

Okto Rizki Alpino, Sindonews · Rabu 06 Oktober 2021 20:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 06 338 2482390 korban-begal-di-jaktim-dipukul-disetrum-dan-dipaksa-ngaku-pakai-narkoba-DVzWjM7yOE.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Aulia Rafiqi (23), korban begal di kawasan Kanal Banjir Timur (KBT) Duren Sawit, Jakarta Timur mendapat perlakuan kekerasan dari para pelaku. Korban yang hendak pulang ke Bekasi pada Rabu (6/10/2021) dini hari dipukuli dan disetrum lalu ditinggalkan di pinggir jalan.

Rafiqi mengatakan, sebelum mengambil motor, ponsel dan uang pelaku sempat menuduh dirinya sebagai pemakai narkoba. 

"Saya dipaksa ngaku makai narkoba, padahal saya enggak makai, kan bingung. Terus saya dipukulin sama disterum," ujarnya di Jakarta Timur, Rabu (6/10/2021). 

Rafiqi menuturkan, saat kejadian kondisi jalanan sangat sepi sehingga tidak dapat meminta pertolongan. Ironisnya, setelah pelaku membawa kabur harta rampasan, korban ditinggal di pinggir jalan.

"Saya akhirnya lanjut pulang ke Bekasi, nebeng-nebeng sama orang di jalan, terus saya minta tolong habis jadi korban perampokan. Sampai saat ini saya masih trauma," ucapnya.

Sebelumnya, Seorang pemuda bernama Aulia Rafiqi (23) menjadi korban begal saat melintas di kawasan Banjir Kanal Timur (BKT), Kelurahan Pondok Kopi, Kelurahan Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur pada Rabu (6/10/2021) dini hari. Korban yang mengendarai sepeda motor tiba-tiba dipepet kawanan begal berjumlah lima orang. 

Rafiqi menceritakan, aksi begal itu bermula saat dirinya hendak pulang ke Bekasi setelah bekerja di daerah Jakarta Utara. 

"Saya mau pulang ke Bekasi waktu itu jam 12 malem. Karena saya belum tahu jalan jadi saya buka Google Maps. Bawa motornya pelan. Pas di BKT diapit sama motor," ujarnya di Jakarta Timur, Rabu (6/10/2021).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini