Polisi Tangkap Pembunuh Remaja, Pelaku Ngaku karena Dendam Pribadi

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Kamis 07 Oktober 2021 16:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 07 338 2482833 polisi-tangkap-pembunuh-remaja-pelaku-ngaku-karena-dendam-pribadi-X3IqM2WCXl.jpg Polisi tangkap pembunuh remaja di Bogor (foto : Okezone.com/Putra RA)

BOGOR - Polisi menangkap dua pelaku penyerangan yang mengakibatkan tewasnya pelajar berinisial RMP (17) di Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor. Motif dari penyerangan itu adalah dendam pribadi.

"Dalam waktu 7 jam pasca kejadian kami berhasil melakukan pengungkapan dengan menangkap para pelaku dengan tersangka utama yaitu RA (18) status pelajar dan juga tersangka ML 17 tahun," kata Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, kepada wartawan, Kamis (7/10/2021).

Kemudian, pihaknya sudah mengumpulkan keterangan dari beberap orang saksi. Adapun barang bukti yang turut diamankan yakni sejumlah senjata tajam jenis cerulit, pedang, rekaman CCTV di sekitar saat penyerangan dan motor milik pelaku.

"Total saksi yang dilakukan pemeriksaan sebanyak 10 orang dengan barang bukti satu buah celurit yang digunakan oleh pelaku, diduga sebuah motor yang digunakan untuk mengejar korban. Penggeledahan di sekitar lokasi penangkapan ditemukan 6 senjata tajam dan ini memang sudah disiapkan," jelasnya.

Baca Juga : Seorang Pelajar Tewas Dikeroyok Gangster di Kota Bogor

Atas kejadian ini, lanjut Susatyo, pihaknya mengaku prihatin masih adanya aksi kekerasan di kalangan pelajar. Pasal yang diterapkan yakni Pasal 80 UU Perlindungan anak ancaman 15 tahun penjara.

"Pelaku satu orang (RA) sudah 18 tahun ke atas. Satu orang lagi (ML) di bawah umur. Sehingga terhadap satu orang yang masih pelajar di bawah 18 tahun itu kita melakukan sistem peradilan anak dengan aturan aturan yang bersifat khusus," ungkap Susatyo.

Sementara itu, pelaku RA kepada polisi mengaku belum pernah melakukan aksi kekerasan serupa. Untuk motif pelaku yang nekat menyerang korban hingga meninggal dunia karena dendam pribadi.

"Dendam pribadi," singkat RA, ketika ditanya polisi.

Diberitakan sebelumnya, seorang pelajar berinisial RMP (18), tewas dengan kondisi bersimbah darah usai menjadi korban pengeroyokan di Jalan Palupuh Raya, Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.

Informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi sekira pukul 22.30 WIB pada Rabu 6 Oktober 2021. Saat itu, korban didatangi beberapa orang yang diduga gerombolan gangster menggunakan sepeda motor. Tidak lama kemudian, terjadi cekcok mulut di antara mereka.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini