Tragis! Wakil Dewan Kota Jakut Tewas Akibat Tabrak Lari, Berikut 5 Faktanya

Mohammad Adrianto S, Okezone · Selasa 12 Oktober 2021 19:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 12 338 2485286 tragis-wakil-dewan-kota-jakut-tewas-akibat-tabrak-lari-berikut-5-faktanya-SZjj7uSPnm.jpeg Korban tabrak lari. (Foto: Istimewa)

JAKARTA - Wakil Ketua Dewan Kota Jakarta Utara M Rivani alias MR beserta sang istri, RS, menjadi salah satu korban tabrak lari di Jalan Raya Cilincing, Cilincing, Jakarta Utara pada Selasa (12/10/21).

Terdapat sejumlah fakta dalam kejadian tabrak lari ini yang sudah dirangkum sebagai berikut:

1. Korban Meninggal

Menurut Camat Cilincing M. Andri, peristiwa kecelakaan ini menewaskan MR Dewan Kota "Iya benar," Kata Andri saat dikonfirmasi.

Lebih lanjut, Andri memaparkan korban MR meninggal saat dirawat di RSUD Koja sekira pukul 03.00 WIB.

2. Istri Masih Dirawat 

Sementara itu istri korban yakni RS masih dirawat di RSUD Koja karena mengalami luka cukup parah.

Baca juga: Korban Tabrak Lari di "Jalur Tengkorak" Cilincing Ternyata Wakil Ketua Dewan Kota Jakut

3. Sedang Mengendarai Motor 

MR diketahui sedang membawa motor bersama dengan istrinya. Korban yang menggunakan motor Honda Beat ditabrak lari oleh mobil yang belum diketahui identitasnya.

4. Waktu dan Lokasi

Lokasi kecelakaan MR dan RS merupakan "Jalur Tengkorak". Sebagai informasi, jalur tengkorak merupakan lokasi yang menyebabkan terjadinya kecelakaan kendaraan.

Sementara itu, Kanit Laka Lantas Jakarta Utara AKP Edy Wibowo menjelaskan waktu kecelakaan yaitu sekitar pukul 01:45 pagi WIB.

5. Kronologi

Menurut Edy, saat itu korban yang menggunakan Honda Beat B 3651 UNP, melaju dari arah barat menuju ke timur. 

"Di dekat Asrama Airud korban menyalip ke kanan mobil di depannya. Karena kurang hati-hati motor korban tertabrak mobil yang melaju dari arah berlawanan," ujar Edy, saat dikonfirmasi. 

Saat ditabrak, korban terpental ke arah kanan dan kemudian mengalami benturan yang cukup keras. "Setelah kejadian mobil yang tidak diketahui meninggalkan TKP (tempat kejadian perkara) atau kabur," lanjut Edy.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini