3 Ancaman Banjir di DKI Jakarta Saat Puncak Musim Hujan

Antara, · Rabu 13 Oktober 2021 09:39 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 13 338 2485492 3-ancaman-banjir-di-dki-jakarta-saat-puncak-musim-hujan-5tKSUcUQkh.jpg Banjir di DKI Jakarta (Foto: Okezone)

Pihaknya, masih bisa menanggulangi jika kapasitas tersebut mencapai hingga 2.300 meter kubik.

"Kita harus antisipasi bila ada hujan lebat bukan di Jakarta tapi di sisi selatan yang mengakibatkan air itu mengalir melalui sungai-sungai di dalam kota," imbuhnya.

Terakhir, lanjut Anies, hujan deras yang terjadi di dalam kota. Pemprov DKI, lanjut dia, memiliki drainase yang mampu menampung air akibat curah hujan maksimal 100 milimeter per hari.

Pengalaman pada Januari 2019, curah hujan saat itu mencapai 377 milimeter per hari atau 3,7 kali lipat lebih tinggi dari kapasitas drainase sehingga terjadi banjir.

Baca juga: Pemkot Jakarta Timur Siagakan Ratusan Satpol PP Tangani Banjir

Begitu juga pada Februari 2021, juga terjadi hujan ekstrem dengan curah hujan mencapai 250 milimeter per hari.

Sedangkan sistem drainase di Jakarta, lanjut dia, dirancang mengalirkan air hujan dengan kapasitas 50 milimeter per hari di jalan perkampungan dan kapasitas 100 milimeter per hari di jalan-jalan utama.

"Tiga 'front' ini semuanya harus kita hadapi mungkin bersamaan," ucap Anies.

Baca juga: Belasan Orang Mengungsi Akibat Banjir di Paser Kalimantan Timur

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta dari perkiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), potensi cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai petir dan angin kencang pada September hingga November 2021.

Sedangkan, puncak curah hujan dan potensi rob diperkirakan terjadi pada Januari hingga Februari 2022.

(fkh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini