Share

Viral Bajing Loncat di Cakung Terekam Kamera, Polisi Buru Pelaku

Jonathan Nalom, MNC Media · Jum'at 15 Oktober 2021 14:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 15 338 2486830 viral-bajing-loncat-di-cakung-terekam-kamera-polisi-buru-pelaku-MtUyuXBsAc.jpg Viral bajing loncat di Cakung, Jakarta Timur (Foto: Ist)

JAKARTA - Aksi bajing loncat terekam kamera viral di media sosial. Berdasarkan unggahan @merekamjakarta, terlihat dua pelaku mengambil sebuah batangan besi dari belakang punggung truk di Jalan Raya Bekasi tepat di seberang Pasar Cakung, Jakarta Timur. 

Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Cakung Kompol Satria Darma memastikan akan mengejar para pelaku. Nantinya pihaknya akan mendalami kasus tersebut dengan kasus bajing loncat yang terjadi sebelumnya.

“Mendapat informasi tersebut kami langsung bergerak cepat, tim lapangan dari unit reskrim langsung mengejar pelaku tersebut,” ujar Satria, Jumat (15/10/2021).

“Karena memang sudah beberapa kali kita tangani dan juga kita ingin lihat adakah hubungan dari peristiwa lalu dan sekarang,” tuturnya.

Baca Juga: Viral Pria di Kalideres Maki Emak-Emak, Polisi: Sedang Ditindaklanjuti

Satria menyayangkan korban yang belum melakukan pelaporan ke Polsek wilayah hukumnya. Namun, dia menegaskan tetap akan melakukan penyelidikan.

“Sayang sekali untuk korban belum melakukan pelaporan ke Polsek akan tetapi kami tetap mencoba menyelidiki dan menyelesaikan berita yang viral ini karena dari modus operandi maupun juga tempat peristiwa kejadian itu sama,” tegasnya.

Satria mengatakan, pelaku bajing loncat mengambil batangan besi yang diangkut. Menurutnya, juga ada beberapa orang sebagaiman yang terekam dalam video viral.

“Kami belum tahu (ada komplotan atau tidak) tapi dari kemarin yang kami tangani memang orang yang bekerja sama melakukan hal tersebut,” ujarnya.

“Sebenarnya area ini tidak rawan karena mungkin dari hasil penyelidikan kemarin memang ada yang memanfaatkan situasi seperti kemarin jalanan macet karena ada pembangunan itu yang dilakukan mereka untuk mencari keuntungan atau melakukan tindak pidana tersebut.” sambung Satria.

Baca Juga: 5 Kasus Ambulans Dihalangi di Jalan, Akibatkan Bayi Meninggal hingga Diajak Balapan

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini