Bawa Pedang dan Samurai, Puluhan Geng Motor Serang Cafe di Tangsel

Hambali, Okezone · Jum'at 15 Oktober 2021 15:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 15 338 2486894 bawa-pedang-dan-samurai-puluhan-geng-motor-serang-cafe-di-tangsel-pyccsdLKCo.jpg Cafe yang diserang geng motor (foto: Okezone/Hambali)

TANGSEL - Gerombolan diduga kelompok geng bermotor mengamuk dan menyerang sebuah cafe kecil di pinggiran Situ Tujuh Muara, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel).

Para pelaku disebutkan berjumlah puluhan orang berboncengan mengendarai lebih dari 10 motor. Mereka memersenjatai diri pula dengan berbagai senjata tajam seperti celurit dan pedang.

"Mungkin ada 15 motor itu yang datang, pada boncengan. Nggak tahu mereka teriak-teriak bawa senjata celurit, samurai, terus langsung nyerang," kata salah satu korban sekaligus pelayan cafe berinisial EH (23), Jumat (15/10/21).

Baca juga: Viral, Geng Motor Bersajam Tawuran di Tengah Kemacetan Tanjung Priok

Aksi penyerangan gerombolan bermotor terjadi pada Kamis 14 Oktober 2021 dini hari sekira pukul 02.00 WIB. Bekas sabetan senjata tajam nampak masih membekas di beberapa bagian dinding dan pintu cafe yang dibangun semi permanen itu.

Para pelaku menganiaya EH dan seorang rekannya berinisial RU (23). EH babak belur di bagian wajah, luka bekas benda tumpul di bagian kepala. Selain menganiaya, mereka juga merusak serta menjarah barang yang ada.

"Mereka ngerusak pintu sama dinding cafe pakai senjata tajam. Terus pelanggan-pelanggan kita juga ada yang dipukul, motornya dirusak. Kalau yang dijarah itu helm-helm, sepatu, topi. Kalau barang-barang cafe aman, karena waktu mereka datang pintu langsung dikunci dari dalam," sambungnya.

Baca juga: Dikeroyok Gangster, Pemuda Cikarang Tewas Disabet Celurit

Aksi gerombolan bermotor itu baru bubar setelah warga dan pemuda kampung sekitar berdatangan ke lokasi. Para pelaku lantas kabur melarikan diri. Kedua korban sendiri mengaku telah melapor ke polisi.

"Kita udah laporan, udah diantar polisi visum juga ke rumah sakit," jelasnya.

Informasi yang dihimpun, penyerangan dipicu oleh cekcok sebelumnya antara salah satu dari gerombolan pelaku dengan pelayan cafe. Di mana, salah satu pelaku tak terima ditegur saat menyeret paksa pelanggan wanita yang tengah nongkrong di cafe tersebut.

"Jadi satu jam sebelumnya memang ada satu dari gerombolan itu cekcok mulut di sini, salah paham. Kita tegur karena dia narik-narik sambil nyeret pelanggan di sini, katanya cowo yang nyeret itu mantan pacarnya. Nggak tahu masalahnya apa, datang-datang naik motor langsung narik itu cewe," ungkap salah satu saksi kejadian, RN (23), di lokasi.

Sementara saat dihubungi terpisah, pihak kepolisian dari Polres Tangsel belum bisa memberikan konfirmasi atas kejadian itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini