Share

Diterjang Angin Kencang, Sejumlah Rumah di Kabupaten Bogor Rusak

Binti Mufarida, Sindonews · Selasa 19 Oktober 2021 11:39 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 19 338 2488468 diterjang-angin-kencang-sejumlah-rumah-di-kabupaten-bogor-rusak-N9WEIb9nut.jpg Rumah rusak diterjang angin kencang. (Foto: BNPB)

JAKARTA -Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sedikitnya ada empat rumah yang mengalami kerusakan dengan rincian 1 unit rumah kategori rusak berat dan 3 rumah kategori rusak ringan. Kerusakan terjadi kibat hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang yang terjadi di Wilayah Bogor pada Minggu (17/10) pukul 16.00 WIB.

Fenomena ini melanda Desa Putat Nutug di Kecamatan Ciseeng dan Desa Karang Asem Barat di Kecamatan Citeureup. Sebanyak 4 KK / 19 Jiwa terdampak serta menyebabkan 1 KK / 3 jiwa mengungsi ke rumah kerabat terdekat akibat kejadian ini.

Baca juga: Diterjang Angin Kencang, Puluhan Rumah dan Dua Tempat Ibadah di Sukabumi Rusak

Selain mengakibatkan kerusakan rumah warga, pohon di sejumlah ruas jalan mengalami tumbang dan sempat menutup akses jalan. Pasca kejadian, BPBD Kabupaten Bogor segera mengerahkan Tim Reaksi Cepat bersama tim gabungan lainnya untuk melakukan evakuasi pembersihan pohon tumbang.

“Disamping itu, pendataan dan koordinasi dengan lintas instansi juga terus dilakukan guna mempercepat penanganan kejadian ini,” ungkap Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangan resmi yang diterima, Selasa (19/10/2021).

Sementara itu, berdasarkan analisa InaRISK, Bogor memiliki potensi cuaca ekstrem dengan kategori sedang hingga tinggi. Dalam rangka upaya mengurangi risiko dampak dari bencana hidrometeorologi salah satunya fenomena angin kencang, BNPB menghimbau untuk selalu waspada dan siap siaga.

Selain itu, warga juga dapat melakukan tindakan pencegahan seperti melakukan pemotongan ranting pohon di sekitar tempat tinggal dalam rangka menghadapi potensi bencana yang dipicu faktor cuaca. Masyarakat juga dapat memantau perkembangan cuaca dan potensi bahaya sekitar melalui sumber resmi melalui InaRISK maupun info BMKG.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini