Share

Tangkap 4 Pelaku Tawuran di Lenteng Agung, Polisi Sita Celurit Sepanjang 90 Cm

Ari Sandita Murti, Sindonews · Selasa 19 Oktober 2021 18:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 19 338 2488653 tangkap-4-pelaku-tawuran-di-lenteng-agung-polisi-sita-celurit-sepanjang-90-cm-CqC53PpY4s.jpg Polres Jaksel saat jumpa pers penangkapan pelaku tawuran (foto: MNC Portal/Ari Sandita)

JAKARTA - Polsek Jagakarsa menangkap empat orang pelaku tawuran berinisial MA (16), DA (16), PB (16), dan RKS (16) di kawasan Flyover Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, yang mana videonya viral di media sosial. Selain itu, sejumlah remaja lainnya pun diamankan dilokasi karena hendak melakukan tawuran.

"Beberapa waktu lalu video viral di medsos Instagram ada remaja melakukan tawuran pada Jumat, 15 Oktober 2021 pukul 04.00 WIB, yang meresahkan Kamtibmas di Jalan Raya Lenteng Agung, tepatnya Flyover Lenteng Agung. Lalu, kami amankan empat remaja di bawah umur usianya 16 tahun," ujar Wakapolres Jakarta Selatan, AKBP Antonius Agus Rahmanto pada wartawan, Selasa (19/10/2021).

Baca juga:  Polisi Tangkap 2 Pelaku Tawuran yang Tewaskan Bocah 15 Tahun

Berbekal video di media sosial itu, kata dia, Polsek Jagakarsa lantas melakukan identifikasi pada para pelaku tawuran itu. Akhirnya, para pelaku pun berhasil teridentifikasi dan diamankan polisi di kediamannya masing-masing, yang mana berinisial MA (16) selaku pemilik senjata tajam, DA (16), PB (16), dan RKS (16) yang turut serta melakukan tawuran.

"Kami amankan juga barang bukti celurit sepanjang 90 cm milik MA. Mereka kami kenakan pasal 2 ayat 1 UU Darurat tentang kepemilikan senjata tajam, karena di bawah umur prosesnya pun melalui peradilan anak," tuturnya.

Baca juga:  Kapolda Metro: Ganja Banyak Dipakai Pemuda yang Akan Tawuran dan Balap Liar

Dia menerangkan, sejatinya remaja pelaku tawuran itu bukanlah warga yang sekolah di Jagakarsa, mereka warga yang sekolah di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan dan Beji, Depok. Mereka sebelumnya janjian melalui medsos pula untuk melakukan aksi tawuran di waktu tertentu dan lokasi tertentu sebagaimana dalam video viral tawuran tersebut.

"Kami juga sangat menyayangkan, akun medsos dipakai untuk janjian tawuran. Kita masih kejar beberapa pelaku lainnya juga, kami juga harap kepedulian masyarakat dan orangtua untuk sama-sama mengawasi, termasuk akun-akun medsos yang dipakai seperti itu disamping kami melakukan patroli cyber," jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Jagakarsa, Kompol Endang Sukmawijaya menerangkan, selain menciduk empat pelaku remaja, pihaknya sejatinya juga berhasil mencegah remaja yang hendak tawuran di kawasan Jagakarsa pada Minggu, 17 Oktober 2021 kemarin. Mereka berkumpul-kumpul di jalanan dan berencana melakukan tawuran sehingga dibawa ke kantor polisi.

"Kami bawa ke polsek untuk dilakukan pembinaan, keluarganya juga kami undang untuk dilakukan edukasi," tuturnya.

Guna mengantisipasi aksi tawuran di Jagakarsa, paparnya, Polsek Jagakarsa bakal terus melakukan patroli di lapangan, khususnya di sejumlah titik yang dianggap rawan tawuran dan ditempatkan personel. Polisi juga bakal terus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk mengantisipasi tawuran, khususnya di wilayah Jagakarsa.

"Kami juga bersama tiga pilar terus melakukan sosialisasi, termasuk penyuluhan ke sekolah-sekolah karena itu sangat efektif dalam pencegahan," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini