Polisi: Permintaan Narkoba di Indonesia Masih Tinggi

Dimas Choirul, MNC Media · Jum'at 22 Oktober 2021 15:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 22 338 2490190 polisi-permintaan-narkoba-di-indonesia-masih-tinggi-dlc7ysHTLM.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo menyebut faktor demand (permintaan) konsumen untuk narkoba di Indonesia masih tinggi. Hal ini dilihat dari kuantitas pengungkapan kasus narkotika selama dua bulan terakhir.

"Demand itu masih ada, permintaan itu masih terus ada. Jadi peredaran-peredaran ini masih harus tetap berlangsung," katanya saat konferensi pers di Mapolrestro Jakarta Barat, Jumat (22/10/2021).

Ady menjelaskan, dalam kurun waktu dua bulan terakhir, pihaknya telah mengungkap sebanyak 14 kasus narkotika dengan mengamankan barang bukti seberat 326 kilogram, yeng terdiri dari sabu dan ganja.

"Kalau kita bandingkan beberapa bulan yang lalu ini cukup meningkat, khususnya jenis Ganja. Kita juga kemarin menangkap secara kualitas yaitu produsen yang melibatkan orang asing," tuturnya.

Baca juga: Kasus Mantan Kasat Narkoba Jual Barang Bukti, Mulai Masuk Persidangan

Adapun, lanjut dia, daerah dengan tingkat konsumen narkotika tinggi tersebut masih di dominasi oleh masyarakat Pulau Jawa. Di mana kota-kota besar seperti Jakarta, masih menjadi tempat bidikan para pengedar.

"Sehingga kita tidak pernah berhenti membrantas narkotika ini, karena demandnya masih ada," pungkasnya.

Baca juga: Ibu Rumah Tangga Jadi Pengedar Sabu untuk Biaya Sekolah Anaknya

(fkh)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini