Penjelasan Polisi Soal Masyarakat Kerap Diteror Pinjol

Erfan Maaruf, iNews · Jum'at 22 Oktober 2021 17:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 22 338 2490250 penjelasan-polisi-soal-masyarakat-kerap-diteror-pinjol-eVp8rJPDt0.jpg Penggerebekan kantor pinjaman oline (Foto: MNC Portal)

JAKARTA - Sejumlah masyarakat sering mendapat teror pesan media sosial tentang penagihan utang yang dilakukan oleh desk colection. Bagaimana perusahaan pinjaman online ilegal dapat mendapatkan nomor handphon tersebut?

Direktur Reserse Kriminal Khusus Kombes Pol Auliansyah Lubis menjelaskan bagaimana pinjaman online ilegal dapat menyebarkan data diri nasabah ke seluruh kontak yang dimiliki oleh nasabah.

Hal itu terjadi berawal saat nasabah hendak melakukan peminjaman online pada salah satu perusahaan. Dalam syariat pinjaman online nasabah diminta untuk mengisi persetujuan mengakses seluruh kontak peminjam.

"Ketika masyarakat meminjam pinjaman online legal. Di sana ada tercantum syarat bahwa boleh menginput data dari nasabah. Kadang kala ini masyarakat tidak membaca sehingga di klik aja Yes atau Oke," kata Aulia dalam konferensi pers, Jumat (21/10/2021).

Dengan persetujuan nasabah tersebut, secara otomatis kontak yang ada di nasabah dapat akses oleh perusahaan pinjam online ilegal.

Baca juga: Disorot Jokowi, Ini Penampakan Kantor Pinjol yang Diacak-acak Polisi

"Dengan klik tersebut maka tersedot lah kontak yang ada di handphone yang ada di nasabah. Sehingga mereka memiliki nomor handphone yang tercantum di divice nasabah yang pinjam di aplikasi pinjaman online legal," jelasnya.

Baca juga: Kisah Nasabah Pinjol Ilegal, Dibikin Malu Sampai Ingin Bunuh Diri

Selanjutnya jika nasabah telat membayar pinjaman, perusahaan pinjaman online ilegal akan menghubungi terus menerus. Tidak hanya menghubungi perusahaan pinjol ilegal akan melakukan teror.

Tidak hanya teror, pinjol ilegal akan melakukan penyebaran berita bohong dengan konten yang merupakan tindak pidana asusila.

"Di sana akan terjadi pengancaman dan menekan. Dia akan menyebarkan berita bohong yang nomornya sudah terserap," tegasnya.

Baca juga: Kena Teror Pinjol, Nafa Urbach Geram Keluarganya Ikut Diancam

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini