Terus Berkurang, Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Tinggal 1.196 Orang

Komaruddin Bagja, Sindonews · Sabtu 23 Oktober 2021 00:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 23 338 2490432 terus-berkurang-kasus-aktif-covid-19-di-jakarta-tinggal-1-196-orang-lg0YYpVHpA.jpeg Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR Covid-19 sebanyak 22.295 spesimen.

Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 20.511 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 83 positif dan 20.428 negatif. Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 25.248 orang dites, dengan hasil 14 positif dan 25.234 negatif.

Lebih lanjut, Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.

Baca juga: Hari Ini 21 Provinsi Tercatat Nol Kematian Covid-19, Termasuk DKI Jakarta

Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 137.276 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 628.609 per sejuta penduduk. 

"Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta turun 38 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 1.196 (orang yang masih dirawat/ isolasi)," kata Dwi kepada wartawan, Jumat (22/10/2021).

Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 860.633 kasus. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.

"Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 845.884 dengan tingkat kesembuhan 98,3%, dan total 13.553 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,4%," terangnya.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 0,6%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 12,9%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini