Share

Wanita Tewas di Kontrakan, Polisi Cari Suami Korban yang Berprofesi Pengemudi Ojol

Abdullah M Surjaya, Koran SI · Senin 25 Oktober 2021 14:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 25 338 2491339 wanita-tewas-di-kontrakan-polisi-cari-suami-korban-yang-berprofesi-pengemudi-ojol-K6XRkXpLhW.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

BEKASI - Tabir pembunuhan wanita bernama Neni Muniroh (29) yang ditemukan tewas dengan penuh luka tusuk di kontrakannya, Jalan H Buho, Kampung Rawa Bangkong Kaum RT 01/02, Kelurahan Sertajaya, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Sabtu 23 Oktober 2021 lalu, belum juga terungkap.

Kepala Sektor Cikarang Timur, Kompol J Sitorus mengatakan, masih mencari keberadaan suami korban berinisial IB, yang hingga kini belum juga kelihatan batang hidungnya. Ada pun pencarian IB dilakukan lantaran polisi hendak menggali informasi mengenai kematian Neni yang tewas secara tidak wajar.

”Belum ketemu, masih kami cari. Suami korban pengemudi ojol,” katanya.

Baca Juga:  Salah Paham, Pria Ini Tewas Dibacok Teman Sendiri

Sitorus belum mau menanggapi mengenai dugaan keterlibatan IB yang santer terdengar di media sosial. Dalam hal ini, polisi harus selalu menetapkan azas praduga tak bersalah. Sebab, hingga penyidik masih terus memeriksa beberapa saksi.

”Belum bisa dibilang seperti itu (terduga pelaku). Masih butuh pendalaman dulu,” ungkapnya.

Sebelumnya, Neni Muniroh (28) ditemukan tewas dengan cara tak wajar karena mengalami 7 luka tusukan di bagian perut, kanan dan kiri serta kepalanya terkena hantaman benda tumpul di kontrakannya, Sabtu 23 Oktober 2021 pagi. Jasad Neni awal kali ditemukan oleh adiknya, Romli (16) dengan kondisi tengkurap di atas kasur dengan sekujur tubuh berlumuran darah.

Baca Juga:  3 Pengeroyok yang Tewaskan Pemuda di Ciracas Ditangkap Polisi

Melihat hal itu, Romli sempat melakukan pengecekan ke tubuh korban yang sudah tidak bernyawa dan berteriak meminta pertolongan warga setempat. Untuk memastikan kematian korban, petugas mengevakuasi jasad korban ke Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur guna kepentingan penyelidikan.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini