Selidiki Tabrakan Bus Transjakarta di Cawang, Polisi Cek CCTV dan Panggil Teknisi

Muhammad Refi Sandi, MNC Media · Senin 25 Oktober 2021 14:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 25 338 2491350 selidiki-tabrakan-bus-transjakarta-di-cawang-polisi-cek-cctv-dan-panggil-teknisi-xYrBkWxxtG.jpg Polisi olah TKP tabrakan bus Transjakarta. (Foto : MNC Portal/Riezky Maulana)

JAKARTA - Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo menyebut, pihak kepolisian terus menyelidiki tabrakan dua bus Transjakarta di Jalan MT Haryono dekat dengan Exit Tol Cawang pada Senin (25/10/2021) pagi.

"Kami masih terus laksanakan penyelidikan karena di tempat kejadian perkara (TKP) kendaraan yang ditabrak dari belakang terseret cukup jauh kurang lebih 15 meter dan kelihatannya gak ada upaya pengereman," kata Sambodo kepada wartawan.

Ia menambahkan, penyelidikan mengarah apakah ada unsur human maupun vehicle error. Ia pun mengatakan akan memanggil ahli atau teknisi.

Polisi olah TKP tabrakan bus Transjakarta. (Foto : MNC Portal/Riezky Maulana)

"Kami akan lihat apa ini human error artinya bisa saja sopir ngantuk atau melamun tak konsentrasi dan sebagainya atau bisa jadi ini vehicle error artinya kerusakan pada rem misal rem tak fungsi blong. Kami akan panggil ahli atau teknisi yang sesuai dengan jenis kendaraan ini," tuturnya.

Sambodo melanjutnya, pihaknya akan mempelajari rekaman CCTV yang berada di bus Transjakarta maupun di sekitar lokasi untuk melihat adanya unsur kelalaian atau tidak dalam kejadian tersebut.

Baca Juga : Polisi Ralat Jumlah Korban Tabrakan Beruntun Bus Transjakarta : 37 Terluka dan 2 Meninggal

"Kami pelajari CCTV yang ada di dalam Transjakarta kan ada CCTV di depan dan belakang termasuk CCTV sekitar tempat kejadian perkara (TKP) bagaimana proses terjadinya dan kecepatannya karena harusnya jelang halte ada SOP-nya. Termasuk kami akan cek kalau misalnya error, kenapa human error, kenapa dia ngantuk, jam berapa terakhir dia," tuturnya.

"Nanti kami lihat apakah dia pasal 310 KUHP karena kelalaian atau 311 KUHP karena kesengajaan jelas salah satu korban meninggal adalah sopir dari kendaraan yang menabrak dari belakang," tambahnya.

Sebelumnya, Sambodo meralat jumlah korban sebanyak 39 orang. Dua di antaranya meninggal dunia.

"Akibat kecelakaan tersebut, sebagai koreksi juga dari yang saya sampaikan di awal karena tadi kami masih di TKP. Data terakhir korban seluruhnya ada 39 orang, dua di antaranya meninggal dunia," ujar Sambodo kepada wartawan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini