Polisi Pastikan Pelat Nomor RFS Rachel Vennya Resmi, Didapat dengan Harga Rp7,5 Juta

Jonathan Nalom, MNC Media · Senin 25 Oktober 2021 17:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 25 338 2491502 polisi-pastikan-pelat-nomor-rfs-rachel-vennya-resmi-didapat-dengan-harga-rp7-5-juta-Obkaw6F4W2.jpg Kombes Sambodo. (Foto: Antara)

JAKARTA - Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo memastikan pelat nomor kendaraan Rachel Vennya B-139-RFS dikeluarkan secara resmi. Pelat nomor mobil Alphard tersebut sempat jadi polemik karena diduga ‘RFS’ hanya boleh digunakan oleh pejabat negara.

“Saya jelaskan dengan STNK khusus atau rahasia itu adalah yang 4 angka kepalanya satu. Ini di dalam perkap tersebut digunakan untuk pejabat sipil yang mempunyai tugas khusus atau kerahasiaan. Makanya kita berikan kepada pejabat tertentu. 4 angka kepalanya 1,” ujar Sambodo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (25/10/2021).

Adapun pelat nomor yang dipakai Rachel Vennya memiliki kombinasi tiga angka. Oleh sebabnya, kata Sambodo, pelat nomor Rachel Vennya merupakan pelat nomor biasa, hanya saja bagi pemiliknya harus membayar ketentuan membayar Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

“Ada juga yang tiga angka. Nah kalau ini pelat nomor biasa cuma nomornya tiga angka,” tuturnya.

Baca juga: Rachel Vennya Pakai Nopol Khusus Pejabat, Ini Kata Polisi

“(persyaratannya) dia harus bayar PNBP sesuai di mana diatur dalam ketentuan pemerintah dalam PNBP yang berlaku di lingkungan Polri. Kalau 3 angka itu PNBP nya 7,5 juta. Ada yang dua angka, ada yang satu angka,” jelas Sambodo.

Kendati terdaftar secara resmi dengan nama Rachel Vennya. Namun, Sambodo membeberkan bahwa yang terdaftar ialah kendaraan berwarna putih, sementara Rachel sendiri pada saat pemeriksaan menggunakan kendaraan berwarna hitam.

“Iya resmi. Kalau nomornya di database kita resmi B-139-RFS itu terdata di kita atas nama yang bersangkutan. Namun di kita datanya adalah warna putih. Sementara yang pada saat dilakukan pemeriksaan di Polda kemarin warnanya hitam,” tambah Sambodo

“Sehingga, kita minta klarifikasi apakah kendaraan yang putih itu udah dicat hitam tanpa melapor ke kita untuk melakukan perubahan di database kita atau yang bersangkutan pakai kendaraan lain tapi dengan sengaja ditempelin yang harusnya untuk kendaraan putih.” tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini