Sejumlah Korban Kecelakaan Bus Transjakarta Cedera Kepala dan Patah Tulang

Widya Michella, MNC Media · Senin 25 Oktober 2021 17:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 25 338 2491516 sejumlah-korban-kecelakaan-bus-transjakarta-patah-tulang-dan-cedera-kepala-j1PHOQhaAw.jpg Tabrakan bus Transjakarta di Cawang, Jakarta Timur (Foto: TMC Polda Metro Jaya)

JAKARTA - Kecelakaan beruntun yang melibatkan dua bus TransJakarta di Jalan MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur, Senin (25/10/2021), mengakibatkan kemacetan lalu lintas di sekitar lokasi arah Universitas Kristen Indonesia (UKI). Dua armada tersebut sudah berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian.

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo meralat jumlah korban menjadi sebanyak 39 orang. Dua di antaranya meninggal dunia.

"Akibat kecelakaan tersebut, sebagai koreksi juga dari yang saya sampaikan di awal karena tadi kami masih di TKP. Data terakhir korban seluruhnya ada 39 orang, dua di antaranya meninggal dunia," ujar Sambodo kepada wartawan, Senin (25/10/2021).

Baca Juga:  Polisi Akan Periksa Manajemen Transjakarta Terkait Tabrakan Maut di Cawang

Beberapa orang korban luka-luka saat ini sudah dibawa ke Rumah Sakit Budi Asih, Cawang, Jakarta Timur. Wakil Direktur Pelayanan RS Budhi Asih, Lysbeth Pandjaitan Regina menyebut ada sebanyak 15 orang dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

"15 pasien dirawat di IGD RS Budi Asih kedatangan dari mulai pagi tadi jam 10.30-12.30 WIB. 11 pasien laki-laki dan 4 pasien perempuan serta 15 pasien tersebut dua pasien mengalami patah tulang terbuka lengan kiri bawah dan patah tulang tertutup kaki kiri. Kemudian, dua dengan cedera kepala ringan sisanya dengan luka ringan," kata Lysbeth saat ditemui MPI di Jakarta.

Ia menambahkan, satu pasien sudah diperbolehkan pulang dan sisanya masih dilakukan observasi. "Satu sudah diperbolehkan pulang, sisanya masih dalam observasi termasuk dua pasien tadi dengan patah tulang rencana operasi," sambungnya.

Baca Juga:  Kecelakaan Bus TransJakarta, 15 Korban Dirawat di RS Budhi Asih

Untuk pembiayaan pun telah ditanggung oleh pihak Jasa Raharja. "Pembiayaan kecelakaan lalu lintas itu ditanggung oleh Jasa Raharja. Pihak jasa Raharja sudah hadir daripagi dan pihak Transjakarta juga hadir bersama pasien-pasien tadi,"ucapnya.

Ia mengatakan, rata-rata pasien adalah pekerja karyawan yang ingin bekerja. "Lalu tiba-tiba mereka kaget ada yang sedang duduk ada yang posisi berdiri di dalam busway tiba-tiba terdengar bunyi benturan mobil. Mereka mengalami patah tulang dan luka ringan dan cedera kepala ringan," ucapnya.

"Pasien dirawat dulu untuk memastikan tidak ada komplikasi dan infeksi kemudian pasien boleh rawat jalan dan pulang ke rumah," ujarnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini