Share

Kelola 4 Aplikasi, 4 Collector Pinjol Ilegal Ditangkap di Kos-Kosan Cengkareng

Dimas Choirul, MNC Media · Senin 25 Oktober 2021 21:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 25 338 2491619 kelola-4-aplikasi-4-collector-pinjol-ilegal-ditangkap-di-kos-kosan-cengkareng-F02mL2bdIm.jpg Ilustrasi (Ist)

JAKARTA - Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polda Metro Jaya menggerebek kantor penyedia jasa pinjaman online (pinjol) ilegal di sebuah kos-kosan Jalan Tawangmangu RT12/RW3, Kedaung Kali Angke, Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (25/10/2021) malam.

Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Auliansyah Lubis, menjelaskan empat aplikasi pinjol yang diduga ilegal tersebut yakni modal uang, uanglu, danaspeed, dan dana dompet. Penggerebekan ini, kata dia, merupakan tindak lanjut dari laporan warga beberapa hari silam.

"Jadi di kos-kosan ini kita berhasil melakukan penindakan ada dua lokasi atau dua kamar di mana dalam dua kamar ini ada 4 aplikasi pinjaman online ilegal," katanya kepada wartawan.

Auliansyah mengatakan, sebanyak empat orang diamankan dalam penggerebekan itu. Keempat orang ini berperan sebagai collector (penagih) di empat aplikasi pinjol tersebut.

Aulia menambahkan, keempat orang ini kerap meneror para krediturnya yang wanprestasi mulai dari bakal menyantet hingga menyebarkan foto-foto tak senonoh para peminjam. Mereka, lanjutnya, sudah beroperasi sejak 10 bulan lalu.

"Tadi sama-sama sudah kita liat dia melakukan, 'kalau kamu tidak bayar kamu akan saya santet' ataupun 'apabila jalau kamu tidak bayar saya akan kirimkan foto-foto senonoh kamu ke setiap kontak yang ada di hp anda'," tuturnya.

Baca Juga : Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Cengkareng, Polisi Tangkap 4 Orang

Kekinian, pihaknya tengah melakukan penyelidikan dan pengembangan terhadap keempat orang pelaku ini.

Baca Juga: Tidak Hanya Berantas Pencurian Ikan, Ini Bukti Nyata Ketegasan KKP

Sebagaimana diketahui, polisi memberikan perhatian terhadap maraknya penyedia jasa pinjol ilegal yang ada di Indonesia. Bahkan beberapa pengejaran telah diungkap di beberapa lokasi dari lima wilayah Kota di Jakarta sampai Tangerang.

Penggerebekan ini menambah catatan Polda Metro Jaya yang tercatat telah menggerebek lima lokasi pinjaman online dengan sebanyak 13 tersangka dan 105 aplikasi ditemukan di lima lokasi tersebut.

Pinjol ilegal meneror korban melalui pesan dan foto berita bohong. Ancaman bahkan memperlihatkan foto konsumen dan dijadikan satu gambar asusila untuk tujuan menekan peminjam dana dengan ancaman-ancaman yang ada.

Tidak hanya itu, pinjol ilegal juga menyebarkan foto asusila tersebut kepada keluarga nasabah, rekan kerja bahkan atasan kantor.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini