Hari Kedua Ganjil Genap, 37 Pengendara Ditindak di Jalan S Parman

Dimas Choirul, MNC Media · Selasa 26 Oktober 2021 10:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 26 338 2491775 hari-kedua-ganjil-genap-37-pengendara-ditindak-di-jalan-s-parman-XiB6UPDAz7.jpg Penindakan pelanggaran ganjil genap di Jalan S Parman, Jakarta Barat (Foto: Dimas Choirul)

JAKARTA - Sebanyak 37 pengendara mobil berpelat ganjil diberhentikan pada hari kedua kebijakan ganjil-genap (Gage) di ruas Jalan S Parman, Jakarta Barat, Selasa (26/10/2021) pagi.

"Udah 37 pelanggaran yang kami lakukan penindakan berupa sosialisasi teguran," kata Kanit Dikyasa Jakarta Barat AKP Eri Siswadi kepada wartawan di lokasi, Selasa.

Baca Juga:  Jalan MH Thamrin Terpantau Lancar di Hari Kedua Penerapan Ganjil Genap

Pantauan MNC Portal pukul 09.50 WIB, Satlantas Wilayah Jakarta Barat bersama Dinas Perhubungan memberhentikan sejumlah pengendara mobil yang melintas dengan pelat ganjil.

Masing-masing dari mereka ditanyai oleh petugas perihal surat izin mengemudi dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) serta alasan kepergian. Para pengendara yang diberhentikan itu tak tahu mengenai pemberlakuan gage. Karena itu, pihaknya sampai saat ini masih memberikan imbauan berupa sosialisasi.

Eri menyebut, penindakan berupa sanksi akan berlaku mulai Kamis, 28 Oktober 2021. "Mulai penindakan rencananya kami pada hari kamis karena tiga hari ini kami masih sosialisasi kepada masyarakat," tuturnya.

Baca Juga:  Penindakan Ganjil Genap, Puluhan Kendaraan Diberhentikan

Seperti diketahui, dua ruas jalan di Jakarta Barat telah menerapkan kebijakan gage mulai kemarin, Senin 25 Oktober 2021. Kebijakan ini dilakukan di ruas Jalan S Parman dan Jalan Tomang raya.

Pada hari pertama, dilaporkan kurang lebih 100 kendaraan yang diberhentikan. Mayoritas pengendara mengaku belum tersosialisasi adanya kebijakan ini.

 

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini