Tawuran di Cikarang, Seorang Remaja Tewas Dicelurit

Abdullah M Surjaya, Koran SI · Selasa 26 Oktober 2021 21:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 26 338 2492184 tawuran-di-cikarang-seorang-remaja-tewas-dicelurit-AWpEOFEU89.jpg Illustrasi (foto: dok Okezone)

BEKASI - Aksi saling serang antar dua kelompok remaja terjadi di Jalan Raya Inspeksi Kalimalang, Desa Pasirtanjung, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi. Akibatnya, seorang remaja inisial IW (20) tewas mengenaskan setelah mendapatkan luka bacokan senjata tajam ditubuhnya.

Aksi tawuran antar remaja tersebut mendadak viral setelah video amatir beredar luas di jagad media sosial. Aksi diketahui tawuran itu terjadi pada Minggu 24 Oktober 2021 lalu. Dalam video amatir yang diabadikan warga, sejumlah remaja yang terlibat tawuran tampak membekali diri dengan senjata tajam jenis celurit.

Baca juga:  Tawuran Antar-Gengster di Cikarang Bekasi, Seorang Remaja Tewas

Oji Omo Sumirta, salah seorang warga Desa Pasirtanjung membenarkan peristiwa itu. Saat kejadian, warga memilih untuk menghindar lantaran khawatir menjadi korban salah sasaran.

”Saya taunya ada yang tawuran saling serang pakai senjata celurit. Kita warga gak ada yang berani melerai soalnya takut kena sasaran,” kata Oji, Selasa (26/10/2021).

Baca juga:  Dua Kelompok Pemuda di Sawah Besar Tawuran Disiarkan di Medsos untuk Raup Keuntungan

Pasca tawuran, seorang remaja ditemukan warga dengan sejumlah luka bacok. Remaja berinisial SW (20) asal Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara itu akhirnya meregang nyawa pada Senin (25/10/2021) setelah mendapatkan penanganan medis di salah satu RSUD di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

 

Santi, kakak korban mengatakan korban terakhir kali berpamitan untuk mengunjungi temannya yang berulang tahun. Pihak keluarga mendapat kabar mengenai kondisi korban pada Minggu malam.

”Pamit ke orang tua itu katanya mau ngehadiri ulang tahun. Nah semalam baru ada kabar ke orang tua katanya adik saya dirawat di rumah sakit,” ungkapnya.

Setelah dilakukan pengecekan kerumah sakit, ternyata korban sudah meninggal dunia. Untuk itu, keluarga korban berharap pihak kepolisian yang menangani kasus ini dapat segera menangkap para pelaku yang menewaskan keluarganya.

”Ya kita keluarga maunya polisi segera menangkap pelaku yang melakukan aksi tawuran hingga menewaskan adik saya,” tegasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, Kompol Rahmad Sujatmiko membenarkan kasus tersebut. Menurut dia, pihaknya masih melakukan pendalaman dan tengah memeriksa saksi – saksi untuk mengidentifikasi pelakunya.

”Masih pendalaman, kita juga sedang mempelajari video amatir yang mereka kejadian tawuran itu,” katanya singkat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini