Share

Kasus Rachel Vennya Naik Tahap Penyidikan, Terancam 1 Tahun Penjara

Erfan Maaruf, iNews · Rabu 27 Oktober 2021 15:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 27 338 2492617 kasus-rachel-vennya-naik-tahap-penyidikan-terancam-1-tahun-penjara-YkXhCuLpNi.jpg Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Argo Yuwono (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yisri Yunus mengatakan kasus Rachel Vennya kabur dari karantina RSDC Wisma Atlet naik ke tahap penyidikan. Hal itu didapat setelah gelar perkara yang dilakukan polisi usai mendapatkan keterangan dari Rachel.

"Pagi tadi sudah dilakukan gelar perkara, baru saja selesai. Saya dapat infromasi, gelar perkara hasilnya adalah dari penyelidikan dinaikkan menjadi penyidikan. Jadi sudah kita naikkan ke penyidikan. Persangkaanya di UU tentang Karantina dan wabah penyakit ancaman 1 tahun penjara," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Rabu (27/10/2021).

Selanjutnya penyidik bakal memanggil Rachel untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Meski begitu Yusri tidak mengatakan kapan pemeriksaan lanjutan dilakukan.

"Nanti rencana tindak lanjutnya kita akan menyiapkan administrasi secepatnya untuk memanggil lagi yang bersangkutan, kita akan lakukan pemeriksaan," pungkasnya.

Baca juga: Polisi Pastikan Pelat Nomor RFS Rachel Vennya Resmi, Didapat dengan Harga Rp7,5 Juta

Sebelumnya, Rachel dan kedua orang dekatnya menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya. Ketiganya diperiksa perihal dugaan kasus kabur saat menjalani proses karantina setibanya dari luar negeri.

Dalam Pasal 9 ayat 1 UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan dijelaskan, setiap orang wajib mematuhi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan. Kemudian pada ayat 2 menyatakan setiap orang berkewajiban ikut serta dalam penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan.

Sementara itu, Pasal 14 UU Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular menyatakan, barang siapa dengan sengaja menghalangi pelaksanaan penanggulangan wabah diancam dengan pidana penjara selama-lamanya 1 tahun dan/atau denda setinggi-tingginya Rp1 juta.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

(qlh)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini