Viral 5 Anggota Satpol PP Diduga Pungli Rumah Makan di Cengkareng, Disanksi Potong Gaji

Kamis 28 Oktober 2021 14:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 28 338 2493156 viral-5-anggota-satpol-pp-diduga-pungli-rumah-makan-di-cengkareng-disanksi-potong-gaji-GJ3Ww5nAoV.jpeg Ilustrasi pungli. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Sejumlah oknum Satpol PP diduga melakukan pungutan liar (pungli) di rumah makan di kawasan Cengkareng, Rabu (27/10) siang. Aksi dugaan pungutan liar (pungli) tersebut sempat viral di media sosial Instagram.

Adapun akun yang pertama kali mengunggah video dugaan pungli itu @satusuaraexpress.official yang diteruskan oleh akun @jktnewss.

"PETUGAS SATPOL PP DI CENGKARENG JAKARTA BARAT MINTA UANG KEBIJAKAN DI SALAH SATU RUMAH MAKAN," tulisnya dalam keterangan postingan.

Dalam narasi di akun Instagram disebutkan, beberapa oknum Satpol PP sempat datang dan menanyakan protokol kesehatan berupa tempat cuci tangan yang ada di rumah makan tersebut. 

Kemudian, oleh karyawan yang di rumah makan tersebut dijelaskan bahwa tempat cuci tangan berada di dalam. 

Baca juga: Viral! Harga Tiket Leuwi Hejo Riverside di Bogor Bikin Pengunjung Kaget

"Alat cuci tangan berada di dalam, karena kebanyakan pembeli di sini, membungkus, bukannya makan di sini," kata karyawan kepada petugas seperti dijelaskan dalam narasi.

Masih dalam narasi itu, petugas kemudian meminta uang dengan alasan uang kebijakan. Namun, karyawan rumah makan tersebut menolak, sebab dirinya harus meminta izin dari bosnya terlebih dahulu.

Kepala Satuan zxgq PAamong Praja (Kasatpol PP) Jakarta Barat, Tamo Sijabat telah memeriksa lima anggotanya yang diduga melakukan pungutan liar (pungli) di salah satu rumah makan kawasan Cengkareng, Jakarta Barat. Saat itu petugas Satpol PP tengah melakukan penegakan protokol kesehatan (prokes).

Berdasarkan hasil klarifikasi dari anggotanya, bahwa kelima orang tersebut tidak ada yang meminta uang kepada karyawan rumah makan tersebut.

Pengakuan anggotanya juga sudah dituang dalam surat pernyataan bahwa tidak ada yang datang meminta uang dan mencari kesalahan.

(qlh)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini