Share

Harga Tes PCR Dinilai Mahal, Wagub Riza Bereaksi

Kevi Laras, MNC Portal · Jum'at 29 Oktober 2021 11:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 29 338 2493588 harga-tes-pcr-dinilai-mahal-wagub-riza-bereaksi-9iTmgxpjxD.jpg

JAKARTA- Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menanggapi mahalnya, harga PCR (Polymerase Chain Reaction) sejak 25 Oktober 2021 di Jawa-Bali seharga Rp275.000 dan Rp 300.000 untuk di Luar Jawa.

(Baca juga: Instruksi Mendagri: Hasil Tes PCR Kini Berlaku 3x24 Jam)

Ariza menjelaskan penurunan harga PCR tersebut berlaku sejak 27 Oktober 2021. "Penurunan harga tes berlaku per kamis 27 Oktober 2021 atas biaya tertinggu PCR di jawa-bali 275 dan 300 diluar jawa," ujarnya di Balai Kota pada Jumat (29/10/2021)

Batasan tarif tertinggi pemeriksaan RT-PCR ini ditetapkan melalui Surat Edaran (SE) Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan nomor HK.02.02/1/3843/2021 tentang Batas Tarif Tertinggi Pemeriksaan RT-PCR.

(Baca juga: Kenapa Hasil Tes PCR Covid-19 Lama Keluarnya?)

Sekadar informasi, diketahui pemangkasan tarif dari yang sebelumnya Rp 495.000 untuk Pulau Jawa dan Bali dan Rp525.000 untuk luar Pulau Jawa dan Bali ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

Follow Berita Okezone di Google News

Jika ada lab yang tidak mengikuti harga yang ditetapkan pemerintah, maka akan dilakukan pembinaan melalui dinas kesehatan kota/kabupaten. Lab yang tidak memenuhi ketentuan juga dapat diberikan sanksi hingga penutupan dan pencabutan izin operasional lab.

"Bilamana ada yang memainkan harga, tidak mengikuti aturan ini, maka akan ada sanksi," ujar Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan, Abdul Kadir dalam konferensi pers daring pada Rabu (27/10/2021).

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini