Share

Masuki November, Waspada Potensi Hujan Lebat di Jabodetabek

Binti Mufarida, Sindonews · Senin 01 November 2021 08:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 01 338 2494677 masuki-november-waspada-potensi-hujan-lebat-di-jabodetabek-Cy6b4hzegW.jpg Ilustrasi (Dok Okezone)

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat dengan intensitas lebih dari 50 milimeter (mm) per hari di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek).

“Untuk November ini cuaca ekstrem bisa berpotensi terjadi di Jakarta, Kota Depok, Kota Bekasi, kemudian Tangerang Selatan, Kota Tangerang kemudian ada sebagian besar di Bogor. Perlu diwaspadai adalah adanya hujan lebat dengan intensitas lebih besar dari 50 mm per hari,” ujar Guswanto dalam keterangannya, Senin (1/11/2021).

Ia melanjutkan, perlu juga diantisipasi potensi angin kencang yaitu kecepatannya lebih dari 45 km per jam. “Juga ada potensi hujan lebat disertai kilat dan petir, termasuk juga barangkali ada hujan es apabila inti kondensasi yang terbentuk di udara itu masih siap jatuh berupa butiran dan tidak sampai ke bumi,” katanya.

Guswanto menjelaskan kategori hujan lebih dari 50 mm per hari termasuk hujan lebat. Bahkan, curah hujan ini juga bisa mengarah ke sangat ekstrem dengan intensitas 100 sampai 150 mm.

Baca Juga : BPBD Imbau Warga DKI Waspada Cuaca Ekstrem hingga 6 November

“Jadi kita mengategorikan curah hujan yang jatuh itu ke dalam hujan ringan, hujan sedang, hujan lebat, hujan sangat lebat dan ekstrem. Nah untuk 50 mm lebih besar per hari ini kategori hujan lebat. Ini adalah artinya hujan lebat bisa 100, 150 mm juga bisa sangat ekstrem,” katanya.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

Guswanto mengingatkan, dengan curah hujan lebih dari 50 mm ini yang harus diwaspadai. Pasalnya, bisa menyebabkan potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, juga tanah longsor.

“Nah ini perlu diwaspadai. Kenapa? Dengan hujan lebat seperti ini biasanya dapat diikuti oleh bencana hidrometeorologi apabila kondisi lingkungan itu tidak bagus dan daya dukung, daya tampung misalkan sungai ataupun drainase perkotaan tersumbat itu bisa mengakibatkan bencana seperti banjir dan tanah longsor,” tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini