Berdalih Isi Ilmu, 2 Gadis Dicabuli Guru Ngaji

Isty Maulidya, Okezone · Senin 01 November 2021 13:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 01 338 2494839 berdalih-isi-ilmu-2-gadis-dicabuli-guru-ngaji-MvphdT0sHx.jfif Illustrasi (foto: dok Okezone)

TANGERANG - Seorang guru ngaji di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap dua orang perempuan di bawah umur. Pelaku beralasan akan mengisi ilmu ke dua korban untuk memperdayai korban.

Paman salah satu korban, Firmansyah menerangkan awalnya pelaku meminta korban yaitu A (15) dan R (16) untuk mendatangi rumah pelaku di bulan April 2021. Kemudian pelaku melecehkan korban di majlis taklim sekitar rumah pelaku.

"Awalnya itu ponakan saya A bersama dengan R diminta untuk datang ke rumah pelaku, alasannya untuk isi ilmu," ungkap Firmansyah, Senin (1/11/2021).

Baca juga:  Ayah Terduga Cabuli Anak Kandung di Aceh yang Dihukum 180 Bulan Penjara Kini Divonis Bebas

Pelaku lalu memanfaatkan alasan mengisi ilmu untuk memegang tubuh para korban. Korban juga diminta untuk melepas baju, dan sempat diminta untuk memegang kemaluan sang ustadz.

"Jadi pas keponakan saya datang sendiri ke rumah pelaku, keponakan saya diminta buka baju kemudian dicumbu dan diminta untuk memegang kemaluannya," ujarnya.

Baca juga:   Bejat! Ayah di Situbondo Tiap Malam Cabuli Anak Gadisnya yang Masih SMP

Selain melakukan pelecehan terhadap A, pelaku yang diketahui bernama Saiful itu juga melecehkan satu korban lainnya yaitu A. Modus yang dilakukan juga tak jauh berbeda yaitu mengisi ilmu.

"R juga sama di gerepe. Bahkan R ini diminta untuk mandi kembang di salah satu bilik. Dia diminta mandi kembang dengan keadaan bugil," ungkapnya.

Kejadian ini pun membuat korban trauma. Apalagi pelaku merupakan seorang guru ngaji yang dipercaya oleh dua orang korban. Kejadian ini pun sudah dia laporkan ke Polres Metro Tangerang Kota sejak bulan Agustus 2021 lalu.

"Udah lapor dari bulan Agustus lalu. Tapi emang belum ada lanjutannya," tukasnya.

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Metro Tangerang, Kompol Abdul Rachim mengatakan saat ini pihaknya akan segera memanggil terlapor. Apabila terlapor tidak hadir, maka pihaknya akan melakukan gelar kasus.

"Hari ini penyidik menunggu kehadiran saksi terlapor. Kalau tidak hadir akan segera dilakukan gelar kasus," tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini