Share

Polisi Tangkap 3 Pelaku Begal Pegawai Basarnas

Erfan Maaruf, iNews · Senin 01 November 2021 16:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 01 338 2494987 polisi-tangkap-3-pelaku-begal-pegawai-basarnas-CSFFeXN7EL.jfif Illustrasi (foto: dok Okezone)

JAKARTA - Polisi menangkap tiga pelaku pembacokan yang menewaskan pegawai Badan SAR Nasional (Basarnas), berinisial MN (22) di Jalan Angkasa Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan, ketiga pelaku yang ditangkap yaitu RP alias K, MG alias P, dan MR. Satu pelaku lainnya yang berperan sebagai eksekutor atau membacok korban.

"Satu pelaku lagi inisial T alias AD DPO (daftar pencarian orang) yang masih dalam pengejaran," kata Yusri dalam keterangan pers di Polda Metro Jaya, Senin (1/11/2021).

Baca juga: Karyawan Basarnas yang Meninggal Dibegal Sedang Menunggu Ojek Online

Yusri menjelaskan, peristiwa pembacokan itu terjadi pada Jumat 22 Oktober 2021 sekitar pukul 02.00 WIB. Kasus bermula ketika korban dan kekasihnya sedang menunggu ojek online (ojol) di Jalan Angkasa Raya.

Kemudian tidak berselang lama, 4 pelaku yang berboncengan menggunakan 2 sepeda motor menghampiri MN. Salah satu pelaku sempat berteriak kepada korban.

Baca juga: Polisi Buru Begal yang Bacok Pegawai Basarnas di Kemayoran

"Pelaku inisial T yang DPO mengeluarkan satu kalimat 'kamu sudah mukul adik saya'. Korban nggak tahu apa-apa," ujar Yusri.

Yusri menjelaskan, bahwa kalimat tuduhan yang diucapkan pelaku hanya modus saat melakukan aksi begal. Setelah itu pelaku merebut barang milik korban

"Jadi kalimat ini enggak ada, karena korban sama pacarnya lagi nunggu. Mereka berhenti langsung mengatakan gitu dan mengambil hp korban dan membacok," ungkapnya.

Melihat kawanan begal, kekasih korban kabur sedangkan pelaku mengeluarkan senjata tajam berupa celurit dan membacok korban hingga tewas.

"Tanpa melihat situasi, pelaku membacok korban dan mengambil HP dan korban meninggal dunia," tegasnya.

Ketiga pelaku kini mendekam di Rutan Polda Metro Jaya. Mereka dijerat Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini