Kasus Maling Toko Beras Berujung Damai, Korban Iba dan Kasih Uang ke Pelaku

Jonathan Simanjuntak, MNC Portal · Senin 15 November 2021 00:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 14 338 2501705 kasus-maling-toko-beras-berujung-damai-korban-iba-dan-kasih-uang-ke-pelaku-ltj8OXYuUm.jpg Tangkaan layar kamera CCTV menampilkan pencurian di toko beras (Foto : Istimewa)

BEKASI - Aksi viral pencurian uang di salah satu toko beras di kawasan Bantar Gebang, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi terekam kamera CCTV. Pelaku pencurian saat itu langsung diamankan oleh jajaran Polsek Bantar Gebang.

Panit Reskrim Polsek Bantar Gebang Ipda Ahmad Harianto mengatakan pada akhirnya kasus tersebut diselesaikan secara kekeluargaan. Kedua pihak dipertemukan di Polsek Bantar Gebang untuk dilakukan mediasi.

“Kebetulan di CCTV itu kan jelas, dan ibu-ibu (pelaku) adanya di pasar depan Polsek (Bantar Gebang) lanjut kita amankan,” ujar Ahmad kepada MNC Portal Indonesia, Minggu (14/11/2021).

“Pemilik toko dipertemukan dengan pelaku, kemudian pemilik toko dengan sifat kemanusiaanlah itu tidak mau dilanjutkan ke ranah hukum. Jadi memaafkan,” tegasnya.

Ahmad menambahkan, pada akhirnya uang hasil curiaan tersebut dikembalikan secara utuh dengan Jumlah sekira Rp 1,3 juta. Bahkan, karena merasa iba lantara melihat ibu-ibu yang sehari-harinya mengemis dan membawa balita, pemilik toko akhirnya memberikan uang secara sukarela.

Baca Juga : Ketua RT dan Imam Masjid Terlibat Sindikat Pencurian Ribuan Buku Nikah

“Dia (pelaku) kesehariannya sebenarnya tidak ada kerjaan, dia dengan membawa anaknya yang masih balita enam bulan itu dia setiap hari muter di Mustika Jaya untuk minta-minta,” ungkapnya.

“Karena melihat ibu itu dan balitanya, ya bentuk kemanusiaan atau iba ya, korban ini memberikan sesuatulah ke pelaku,” sambungnya.

Saat ini Ahmad memastikan pelaku dan korban sudah berdamai dan tidak akan dilanjutkan pada proses hukum lainnya. Keduanya, kata Ahmad, juga telah menandatangani surat pernyataan.

“Sudah clear sudah damai, dan sudah membuat surat pernyataan dan korban pun sudah klarifikasi, kan dia upload video (kejadian), sudah dihapus,” ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini