Share

Usut Tabrak Lari Petinggi BUMN, Polisi Terkendala Minimnya Rekaman CCTV dan Saksi

Ari Sandita Murti, Sindonews · Senin 15 November 2021 13:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 15 338 2501951 usut-tabrak-lari-petinggi-bumn-polisi-terkendala-minimnya-rekaman-cctv-dan-saksi-2DsWXUQlmI.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Polisi hingga kini masih menyelidiki kasus tabrak lari yang menewaskan salah satu petinggi BUMN, AK (45) di Jalan Pangeran Antasari, Cilandak, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

Sejauh ini, polisi terkendala dalam mengungkap pelaku tabrak lari tersebut lantaran tak minimnya rekaman CCTV hingga saksi.

"Satu, CCTV belum kami menemukan, yang kedua dari sisi saksi, kami belum ada, bisa kami pindai keterangan saksi yang melihat saat di TKP," ujar Kasat Lantas Polres Jakarta Selatan, Kompol Edi Supriyanto pada wartawan, Senin (15/11/2021).

Menurutnya, dalam mengungkap identitas pelaku tabrak lari tersebut, polisi terkendala minimnya kamera pengawas CCTV yang berada di lokasi kejadian.

Selain itu, kepolisian juga terkendala dengan saksi yang saat itu melihat secara langsung tabrak lari terjadi.

Baca juga: Pria Tanpa Identitas Jadi Korban Tabrak Lari, Jasadnya Terlindas Pengendara Lain

Sehingga, polisi meminta pada masyarakat yang mendengar, mengetahui, dan melihat peristiwa itu bisa mendatangi kantor polisi untuk dimintai keterangannya sebagai petunjuk.

Sejauh ini, CCTV yang ada di lokasi gambarnya masih belum jelas menangkap nomor kendaraan tersebut.

Baca juga: Pelaku Tabrak Lari terhadap Petinggi BUMN di Antasari Jadi Tersangka

"Kalaupun ada, dia (saksi) tidak meyakini kendaraan-kendaraan yang melintasi saat itu. Karena pada saat kejadian masih relatif pagi, jadi orang belum beraktivitas," katanya.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

(fkh)

1
1

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini