Share

WRI Indonesia: Sumber Polusi Udara di Jakarta Paling Tinggi dari Transportasi Darat

Komaruddin Bagja, Sindonews · Rabu 17 November 2021 12:20 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 17 338 2503100 wri-indonesia-sumber-polusi-udara-di-jakarta-paling-tinggi-dari-transportasi-darat-Lseb0SkVmE.jpg Ilustrasi polusi udara. (Foto: Dok Okezone.com)

JAKARTA - Nilai konsentrasi PM 2.5 pada tahun 2019-2020 di kawasan Kedutaan Besar Amerika Serikat dan Bundaran HI cukup tinggi. Hasil itu berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta dan laman resmi Kedutaan Besar Amerika Serikat.

Hal itu disampaikan Belathe Chastine, Air Quality and Urban Development Research Analyst di World Resources Institute (WRI) Indonesia.

"WHO telah memperketat nilai rata-rata tahunan PM 2.5 dari 15 ug/m3 menjadi di bawah 5 ug/m3. Berdasarkan letentuan tersebut maka kondisi nilai PM 2.5 Jakarta di udara pada kondisi sangat tidak baik bagi seluruh makhluk hidup," kata Bela dalam Media Brifieng Kebijakan Zona Rendah Emisi di Kota Tua, Rabu (17/11/2021).

Baca juga: Dinas LH DKI Jakarta: Kendaraan Bermotor Sumber Utama Polusi Udara Ibu Kota

Bela menjelaskan, ada beberapa sumber polutan yang kerap merusak lingkungan antara lain pembakaran domestik, pembakaran kebutuhan listrik, pembakaran industri dan transportasi di darat

"Paling Tinggi bisa dilihat kadar karbon monoksida mencapai lebih dari 90%. Sedangkan PM 2.5 lebih dari 40%," tuturnya.

Follow Berita Okezone di Google News

Adapun dampak pencemaran udara cukup signifikan. Terutama bagi masyarakat dengan penyakit penyerta, lansia dan anak-anak, orang yang terpinggirkan dan orang-orang yang aktif di luar ruangan.

"Dampak kesehatannya berat badan bayi lahir rendah dan usia kehamilan pendek sehingga menyebabkan stunting penyakit pernapasan seperti pneumonia kanker paru-paru, penyakit obstruktif kronik. penyakit jantung iskemik dan stroke diabetes tipe 2, katarak, kematian dini dan depresi. Hal ini menyebabkan masyarakat yang waktu produktif dan terbebani oleh biaya pemulihan kesehatan," ujarnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini