Share

Selain Kota Tua, Kemang hingga Danau Sunter Akan Jadi Zona Rendah Emisi

Komaruddin Bagja, Sindonews · Rabu 17 November 2021 22:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 17 338 2503445 selain-kota-tua-kemang-hingga-danau-sunter-akan-jadi-zona-rendah-emisi-IuClN8IhdN.jpg Zona rendah emisi (Foto: Antara)

JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta terus berupaya mengurangi polusi udara yang terus menjadi polemik.

Salah satu upaya yang digencarkan Pemprov DKI dengan mencanangkan Zona Rendah Emisi atau Low Emission Zone (LEZ).

Pada Februari 2021 lalu, Pemprov DKI membuat kawasan Kota Tua, Jakarta Barat sebagai percontohan LEZ.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Rudy Saptari berharap LEZ di Kota Tua ini jadi pilot project. Sehingga ke depan akan dilakukan penataan secara komprehensif.

"Terkait kemungkinan untuk menerapkan di tempat lain kita memang sudah memetakan ya beberapa lokasi yang akan kita coba untuk penerapan LEZ. Dan pada saat ini juga kami sedang meminta untuk masukan nih," kata Rudy dalam Media Brifieng Kebijakan Zona Rendah Emisi di Kota Tua, Rabu (17/11/2021).

Ia menambahkan, dalam jangka waktu dekat kawasan Jalan Blora, Jakarta Pusat akan dimulai menjadi LEZ.

Baca juga: Anies: Jakarta Telah Turunkan 26% Efek Gas Rumah Kaca

"Di mana itu sekarang sudah lakukan revitalisasi yang tadinya jalan itu kita jadikan kawasan pedesterian. Nah sebagai tahap lanjutnya itu akan ada transport hub, MRT, Oleh karena itu untuk Jalan Blora akan kita coba untuk full pedestrrian. Sehingga kita harapkan di kawasan Blora itu akan menjadi kawasan pedesterian yang akan dilalui oleh kendaraan bermotor lainnya," tambahnya.

Baca juga: Mulai Besok, Pemprov DKI Tetapkan Kebijakan Kawasan Rendah Emisi di Kota Tua

Follow Berita Okezone di Google News

Selain Kota Tua dan Jalan Blora, wilayah lain akan terus diujicoba sebagai Zona Rendah Emisi.

"Di samping itu ada beberapa kawasan seperti di Kemang, dan Danau Sunter. Nah ini semuanya masih dalam kajian. Tentunya kita melihat bagaimana parameter apa saja yang menentukan suatu kawasan tersebut menjadi area LEZ. Tapi untuk diaplikasikan ke tempat lain itu sangat memungkinkan," tutupnya.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Jakarta Kembali Bertambah, Pemprov DKI: 47% dari Pekerja Migran

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini