Share

Kronologi Karyawan Indomaret Ingin Bunuh Diri Akibat Terlilit Utang Pinjol

Indra Purnomo, MNC Portal · Minggu 21 November 2021 21:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 21 338 2505265 kronologi-karyawan-indomaret-ingin-bunuh-diri-akibat-terlilit-utang-pinjol-7TXjzglmTE.jpg Petugas evakuasi warga yang hendak bunuh diri (Foto: ist)

JAKARTA - Kapolsek Kembangan Kompol Khoiri menceritakan kronologi pria yang mencoba bunuh diri di Ruko Raffles Belmont lantai 4, Kelurahan Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, Minggu (21/11/2021).

Adapun pria tersebut merupakan karyawan Indomaret berusia 25 tahun. Dia berusaha bunuh diri akibat terlilit utang pinjaman online, hingga berutang untuk berjudi online.

Khoiri menjelaskan pria bernama Hendrik, warga Kelurahan Sudimara, Kecamatan Ciledug, Tangerang, tersebut melakukan aksinya pada Minggu sore. Ketika itu, Hendrik dan Hari Anggara (23), seorang saksi sedang berada di lantai 4 ruko tersebut. Tiba-tiba, Hendrik menyerahkan ponselnya pada Hari.

"Saksi dan pelaku sedang berdua di lantai 4 Ruko Resfeles Belmon Ruko A pelaku menyerahkam HP ke saksi ketika saksi hendak turun balik tiba-tiba pelaku sudah di samping jendela hendak melompat keluar jendela," ujar Khoiri kepada wartawan, Minggu (21/11/2021).

Kemudian, melihat hal tersebut, Hari mencoba meminta tolong pada saksi lainnya, Bazrul (32), yang merupakan kepala toko.

Baca juga: Karyawan Indomaret yang Ingin Bunuh Diri Ternyata Diteror Pinjol Puluhan Juta Rupiah

Selanjutnya, Bazrul pun mencoba membujuk Hendrik yang hendak lompat dari lantai empat untuk bunuh diri, namun upayanya tidak berhasil. "Kemudian lapor ke Polsek Kembangan," tutur Khoiri.

Baca juga: Dramatis! Karyawan Indomaret Ingin Bunuh Diri Loncat dari Apartemen di Jakbar

Kemudian, Tim Polsek Kembangan dan pemadam kebakaran membujuk pelaku agar tidak melompat "Pelaku bisa dibujuk dan diangkat lagi naik ke atas jendela dengan cara diikat dengan tali dari pemadam," jelasnya.

Khoiri menambahkan, berdasarkan pegakuan pelaku, dia mempunyai utang pada perusahaan pinjol sebesar Rp90 jutaan. Pelaku

"Pelaku ingin mencari secara instan dengan cara berjudi online slot tapi tidak pernah dapat, sehingga yang bersangkutan prustasi karena sering ditelepon diteror oleh orang-orang pinjol," katanya.

Baca juga: Pulang ke Rumah, Suami Kaget Temukan Istrinya Tewas Tergantung

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini