Share

Karyawan Indomaret yang Hendak Bunuh Diri Terlilit Utang Pinjol Rp90 Juta

Indra Purnomo, MNC Portal · Senin 22 November 2021 07:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 22 338 2505358 karyawan-indomaret-yang-hendak-bunuh-diri-terlilit-utang-pinjol-rp90-juta-eY8xrV9xzf.jpg Petugas Damkar gagalkan upaya bunuh diri (Foto : MNC Media)

JAKARTA - Seorang pria, yang diketahui karyawan Indomaret, hendak bunuh diri lantaran terlilit utang pinjaman online atau pinjol. Hal itu hendak dilakukan sang pria di Ruko Raffles Belmont lantai 4, Kelurahan Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, Minggu 21 November 2021.

Kapolsek Kembangan Kompol Khoiri membeberkan total utang pria tersebut kepada perusahaan pinjol. Berdasarkan pegakuan pelaku, dia mempunyai utang pada perusahaan pinjol sebesar Rp90 jutaan.

"Pelaku ingin mencari secara instan dengan cara berjudi online slot tapi tidak pernah dapat, sehingga yang bersangkutan prustasi karena sering ditelepon diteror oleh orang-orang pinjol," ujarnya kepada wartawan.

Khoiri menjelaskan pria berusia 25 tahun itu mengaku berutang untuk berjudi online. Ia melakukan aksinya pada Minggu sore. Ketika itu, Hendrik dan Hari Anggara (23), seorang saksi sedang berada di lantai 4 ruko tersebut. Tiba-tiba, Hendrik menyerahkan ponselnya pada Hari.

Baca Juga : Dramatis! Karyawan Indomaret Ingin Bunuh Diri Loncat dari Apartemen di Jakbar

"Saksi dan pelaku sedang berdua di lantai 4 Ruko Resfeles Belmon Ruko A pelaku menyerahkam HP ke Saksi ketika saksi hemdak turum balik tiba-tiba pelaku sudah di samping jendela hendak melompat keluar jendela," ujar Khoiri.

Melihat hal tersebut, Hari mencoba meminta tolong pada saksi dua, Bazrul (32), yang merupakan kepala toko. Selanjutnya, Bazrul pun mencoba membujuk Hendrik yang hendak lompat dari lantai empat untuk bunuh diri, namun upayanya tidak berhasil. "Kemudian lapor ke Polsek Kembangan," tutur Khoiri.

Kemudian, Tim Polsek Kembangan yang dipimpin Kapolsek Kembangan Kompol Khoiri dan pemadam kebakaran yang dipimpin oleh Joko, membujuk pelaku agar tidak melompat

"Pelaku bisa dibujuk dan diangkat lagi naik ke atas jendela dengan cara diikat dengan tali dari pemadam," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini