Ditabrak Bandar Narkoba, Begini Kondisi Perwira Polres Jakpus

Dominique Hilvy Febiani, MNC Media · Senin 22 November 2021 15:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 22 338 2505640 ditabrak-bandar-narkoba-begini-kondisi-perwira-polres-jakpus-ELi0n26ouo.jpg Kasat Narkoba Polres Jakarta Pusat Kompol Indrawienny Panjiyoga. (Foto : MNC Portal/Dominique Hilvy Febiani)

JAKARTA - Kasat Narkoba Polres Jakarta Pusat, Kompol Indrawienny Panjiyoga, menjenguk anggota Satuan Reserse Narkoba Iptu JM, yang ditabrak bandar narkoba. Panji menjenguk Iptu JM yang kini dirawat di RS St Carolus, Jakarta Pusat, Senin (22/11/2021).

Indrawienny Panjiyoga menyatakan, Iptu JM telah menjalani operasi pagi tadi. Saat ini kondisinya masih diobservasi oleh dokter.

“Sekarang lagi tahap observasi. Mudah-mudahan enggak ada kendala, sehat,” kata Kasat Panji kepada wartawan.

Panji mengatakan, pihaknya saat ini masih mengejar pelaku bandar narkoba yang menabrak Iptu JM di KM 208 rest area Cirebon, pada Minggu, 21 November 2021.

“Kita mohon doanya. Tim masih bergerak,” ujarnya.

Ia juga menceritakan kronologi penabrakan yang dilakukan pelaku terhadap polisi tersebut.

“Jadi pada saat akan dalam penangkapan, pelaku ada yang di dalam mobil. Yang itu lari masuk ke mobil pada saat ada anggota di depan mobil langsung ditabrak. Dua orang yang ditabrak. Yang satu luka ringan, yang satu patah tulang,” katanya.

Sebagaimana diketahui, anggota Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat ditabrak dan dilindas saat mengejar bandar narkoba di KM 208 rest area Cirebon, Minggu (21/11/2021). Dalam pengejaran bandar itu, polisi menyita narkoba jenis sabu mencapai 35 kg senilai puluhan miliar.

Baca Juga : Perwira Polres Jakpus yang Ditabrak Bandar Narkoba Sedang Jalani

"Nilai sabu yang disita bernilai kurang lebih Rp53 miliar dan bisa menyelamatkan 250.000 jiwa manusia," ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Hengki Haryadi, kepada wartawan, Senin (22/11/2021).

Bandar narkoba yang menabrak anggota Satuan Reserse Narkoba, Iptu JM, merupakan pemasok sabu kepada eksekutor begal karyawati Basarnas. Berawal dari pengungkapan begal karyawati Basarnas yang tewas beberapa waktu lalu, ternyata sang eksekutor di bawah pengaruh narkoba.

"Tim Satres Narkoba Polres Jakarta Pusat mencari bandar sabu yang diduga sering menyuplai kepada pelaku kejahatan dengan kekerasan di wilayah Jakarta," ujarnya.

Saat ini Polres Metro Jakarta Pusat masih memburu bandar narkoba tersebut. Polres Metro Jakarta Pusat sudah membentuk tim khusus yang diisi oleh anggota berkemampuan lebih. Tim khusus itu terdiri dari gabungan antara Satuan Reskrim dan Satuan Narkoba.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini