Share

Judi Online Berujung Percobaan Bunuh Diri Karyawan Minimarket, Simak 4 Faktanya

Mohammad Adrianto S, Okezone · Senin 22 November 2021 20:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 22 338 2505808 judi-online-berujung-percobaan-bunuh-diri-karyawan-minimarket-simak-4-faktanya-wBbLH8i9do.jpg Aksi percobaan bunuh diri karyawan minimarket. (Foto: Istimewa)

JAKARTA - Seorang pegawai minimarket melakukan percobaan bunuh diri pada Minggu (21/11/2021). Hal ini diakibatkan karena dirinya mendapat teror dari pinjaman online (pinjol).

Berikut merupakan beberapa fakta terkait peristiwa percobaan bunuh diri ini:

1. Coba Melompat dari Apartemen

Pria bernama Hendrik (25) mencoba mengakhiri hidupnya dengan cara melompat terjun dari apartemen. Kejadian ini berlangsung di Ruko Raffles Belmont lantai 4, Kelurahan Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat.

2. Kronologi Kejadian

Hendrik, yang juga merupakan warga Kelurahan Sudimara, Kecamatan Ciledug, Tangerang, tersebut melakukan aksinya pada Minggu sore.

Ketika itu, Hendrik dan Hari Anggara (23), seorang saksi sedang berada di lantai 4 ruko tersebut. Tiba-tiba, Hendrik menyerahkan ponselnya pada Hari.

Baca juga: Sebelum Bunuh Diri di Apartemen, Pria Ini Sering Cekcok dengan Ayahnya

"Saksi dan pelaku sedang berdua di lantai 4 Ruko Resfeles Belmon Ruko A pelaku menyerahkam HP ke saksi ketika saksi hendak turun balik tiba-tiba pelaku sudah di samping jendela hendak melompat keluar jendela," ujar Kapolsek Kembangan Kompol Khoiri.

3. Sudah Dibujuk Tapi Tidak Berhasil

Melihat hal tersebut, Hari mencoba meminta tolong pada saksi lainnya, Bazrul (32), yang merupakan kepala toko. Bazrul pun mencoba membujuk Hendrik yang hendak lompat dari lantai empat untuk bunuh diri, namun upayanya tidak berhasil.

Barulah Hari menelepon pihak Polsek Kembangan untuk membantu mencegah aksi bunuh diri ini. Akhirnya, Hendrik bisa dibujuk untuk tidak melakukan tindakan tersebut.

"Pelaku bisa dibujuk dan diangkat lagi naik ke atas jendela dengan cara diikat dengan tali dari pemadam," jelas Khoiri.

4. Terlilit Utang Pinjol dan Judi Online

Berdasarkan pegakuan pelaku, Khoiri mengungkapkan kalau Hendrik mempunyai utang pada perusahaan pinjol sebesar Rp90 jutaan.

"Pelaku ingin mencari secara instan dengan cara berjudi online slot tapi tidak pernah dapat, sehingga yang bersangkutan frustasi karena sering ditelepon, diteror oleh orang-orang pinjol," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini