Ojol Pencuri MacBook Pro Rp67 Juta Ditangkap

Erfan Maaruf, iNews · Rabu 24 November 2021 15:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 24 338 2506776 ojol-pencuri-macbook-pro-rp67-juta-ditangkap-O6rrf1QERM.jpg Driver ojol ditangkap karena mencuri laptop/ MPI

JAKARTA- Dua orang bandit yang menyamar sebagai ojol, berinisial RF dan HS digulung polisi karena tergabung dalam sindikat pencurian dan penggelapan Macbook senilai Rp67 juta milik Untung Putro, pemilik Untung Store.

(Baca juga: Temannya Diintimidasi, Puluhan Ojol Geruduk Polrestabes Bandung)

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan, pengungkapan kasus tersebut ketika saat korban memesan melalui Tokopedia satu unit MacBook 16 inc senilai Rp67 juta pada 12 November 2021.

Dia melanjutkan, usai transfer laptop tersebut, korban mulai curiga karena MacBooknya tak kunjung datang. Hingga akhirnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Polda Metro Jaya.

(Baca juga: Kisah Ojol Ditraktir Anaknya Makan Sushi untuk Pertama Kali Bikin Haru Warganet)

“Kemudian dari pihak Tokped mengirimkan barang ke sana, milik pelapor atau korban melalui ojek online, namun hingga saat ini laptop yang dipesan tersebut tidak datang,” ujar Zulpan di Polda Metro, Rabu (24/11/2021).

Setelah mendapatkan laporan korban, Polda Metro Jaya langsung melakukan penyelidikan hingga akhirnya menangkap dua tersangka berinisial RF (25) ditangkap di Tambora Jakbar dan HS (39) ditangkap Ciledug Tangsel. Keduanya memiliki hubungan pertemanan dan tidak hanya sekali melakukan penggelapan.

"Dua tersangka yang sudah diamankan, berinisial RF dan HS. Keduanya ini sudah saling mengenal dan melakukan kerjasama dengan modus HS meminta bantuan RF untuk mencari akun driver gojek yang dijual," lanjutnya.

Setelah mendapatkan akun driver, tersangka HS menunggu orderan di toko yang menjual barang elektronik dengan harga mahal. Setelah mendapatkan pesanan, HS membawa barang tersebut namun sayangnya tidak kunjung sampai ke tangan pemesan.

"Jadi sama HS ini tidak diantarkan ke orang yang berhak menerima (pembeli atau pemesan), melainkan digelapkan," jelas Zulpan.

Terkait aksi pencurian dengan penggelapan ini, keduanya dijerat dengan Pasal 28 ayat 1 juncto Pasal 45a ayat 1 UU ITE serta Pasal 372 tentang Penggelapan dengan ancaman 6 tahun penjara. "Ancaman hukumannya enam tahun penjara," pungkas Zulfan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini