Sejumlah Syarat Harus Dipenuhi Panitia untuk Gelar Reuni 212

Erfan Maaruf, iNews · Kamis 25 November 2021 13:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 25 338 2507263 sejumlah-syarat-harus-dipenuhi-panitia-untuk-gelar-reuni-212-niwNVMAG4q.jpg Reuni 212 di Monas (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA - Aksi reuni 212 terancam kembali gagal digelar karena berpotensi menimbulkan kerumunan di masa pandemi Covid-19. Sejumlah syarat harus dipenuhi oleh panitia reuni 212 termasuk rekomendasi dari satgas Covid.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan menerangkan bahwa pihaknya tidak akan memberikan izin rekomendasi penyelenggaraan acara jika panitia tak melengkapi sejumlah syarat tersebut.

Sejumlah syarat administratif dan teknis yang perlu dipenuhi oleh panitia di antaranya tertuang dalam Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang kemerdekaan menyampaikan pendapat di muka umum.

Kemudian, Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2017 tentang tata cara perizinan dan kegiatan pengawasan keramaian umum, kegiatan masyarakat lainnya dan pemberitahuan kegiatan politik.

Baca juga: Polda Metro Paparkan Pengamanan Reuni 212 Hari Ini

Lalu Juklap Kapolri Nomor Pol/02/XII/1995 tentang Perizinan dan Pemberitahuan Kegiatan Masyarakat.

"Apabila panitia tidak dapat melengkapi ketentuan. Maka pihak kepolisian, khususnya Polda Metro Jaya ini tidak menerbitkan surat izin keramaian yang diajukan," kata Zulpan di Polda Metro Jaya, Kamis (25/11/2021).

Baca juga: Soal Reuni 212, Polri: Semua Pihak Harus Meminimalisir Sebaran Covid-19

Dalam acara reuni 212 itu, Polri memiliki kewenangan untuk menerima surat pemberitahuan kegiatan masyarakat dan surat permohonan izin keramaian.

Adapun syarat lain yang harus dipenuhi, yakni rekomendasi keramaian dari Satgas Covid dan tempat izin lokasi. "Harus ada tempat izin lokasi, terkait dengan tempat yang akan dilakukan kegiatan itu," sebutnya.

Selanjutnya surat rekomendasi dari Polres setempat dan turut melampirkan proposal kegiatan yang menjelaskan mulai dari kegiatan, konsep, hingga total massa yang hadir.

"Ini menyangkut pola kemanan. Apabila kegiatan tersebut mendapatkan izin

Apabila kegiatan tersebut, berskala nasional atau internstional, maka izin keramaiannya diterbitkan Mabes Polri itu ketentuan dalam peraturan perizinan," terangnya.

Setelah semua persyaratan administratif dipenuhi, maka aparat kepolisian akan menerbitkan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) terkait surat izin keramaian.

Baca juga: Muncul Varian Baru Botswana B.1.1.529, Hasil 32 Mutasi Virus Covid-19

"Terkait dengan rencana kegiatan reuni 212, ini pihak panitia sesuai ketentuan yang ada harus mengacu kepada aturan yang berlaku dimana mereka harus mematuhi persyaratan administratif," sebutnya.

Setelah kelengkapan adminstrasi dilengkapi panitia, pihak kepolsian sesuai standar operasional prosedurnya akan melakukan penelitian, peninjauan lokasi, analisa terhadap tempat kegiatan.

Baca juga: Aktivitas Ekonomi Kembali Normal, Jokowi Ingatkan Waspadai Ketidakpastian Global

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini