Demo Pemuda Pancasila Ricuh, Polisi: Tak Boleh Merasa di Atas Hukum!

Indra Purnomo, MNC Portal · Jum'at 26 November 2021 05:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 26 338 2507624 demo-pemuda-pancasila-ricuh-polisi-tak-boleh-merasa-di-atas-hukum-ovhWugDGNO.jpg Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan (Foto: MNC Portal)

JAKARTA - Unjuk rasa organisasi masyarakat (Ormas) Pemuda Pancasila (PP) di depan Gedung DPR, Jakarta Pusat, berakhir ricuh pada Kamis 25 November 2021 sore. Polda Metro Jaya pun menyayangkan sikap anarkis yang dilakukan para pengunjuk rasa tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan menyebutkan bahwa pihaknya menjunjung tinggi kebebasan berpendapat masyarakat di muka umum. Namun, dirinya menegaskan bahwa aksi anarkis anggota Ormas PP saat unjuk rasa itu seolah-olah menunjukkan kebal dari jeratan hukum.

"Ormas PP Dalam kegiatan hari ini seolah-olah menempatkan mereka di atas para hukum. Bahkan melawan aparat penegak hukum yang bukan lawan mereka, tapi aparat yang mengamankan kegiatan mereka," ujarnya kepada wartawan, Kamis (25/11/2021).

Zulpan membeberkan pihaknya akan melakukan penyelidikan secara menyeluruh terkait unjuk rasa ricuh yang dilakukan Ormas PP tersebut. Dia memastikan tidak ada ormas atau kelompok yang merasa kebal dari jeratan hukum.

Baca juga: Alami Luka Serius, AKBP Dermawan Jalani Perawatan di Rumah Sakit

"Jadi tidak boleh ada organisasi manapun yang menempatkan dirinya di atas hukum. Ini perlu jadi catatan kita," tuturnya.

Baca juga: Demo Pemuda Pancasila Berakhir Ricuh, 36 Orang Ditahan Polisi

Adapun Polda Metro Jaya mengamankan 21 orang anggota Ormas PP yang mengikuti aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR. Aksi unjuk rasa itu berujung ricuh hingga menimbulkan korban luka-luka. Dari jumlah tersebut, sebanyak 15 orang telah ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan lantaran kedapatan membawa senjata tajam saat melakukan unjuk rasa.

Sebanyak 15 tersangka ini dijerat dengan Undang-Undang Darurat Nomor 1 Tahun 1959. Sementara enam orang sisanya masih menjalani pemeriksaan, yang salah satunya merupakan terduga pemukul Kabagops Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Dermawan Karosekali.

Sebelumnya, Ormas PP melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat. Gelaran unjuk rasa dilakukan sebagai bentuk protes pernyataan Wakil Ketua Komisi II DPR, Junimart Girsang terkait pembubaran Ormas Pemuda Pancasila.

Baca juga: Ricuh Aksi Pemuda Pancasila, Polisi Amankan 6 Senjata Tajam dan 2 Peluru

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini