Anggota Bawa Sajam Saat Demo, Pemuda Pancasila: Kami Ceroboh Lakukan Aksi secara Spontan

Indra Purnomo, MNC Portal · Jum'at 26 November 2021 05:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 26 338 2507627 anggota-bawa-sajam-saat-demo-pemuda-pancasila-kami-ceroboh-lakukan-aksi-secara-spontan-mdHPVT1hZ1.jpg Ilustrasi (Foto: Istimewa)

JAKARTA - Sekjen Pemuda Pancasila (PP) Arif Rahman menjelaskan perihal senjata tajam (sajam) yang dibawa anggota PP saat aksi yang digelar di depan gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Kamis 25 November 2021.

Arif mengaku bahwa kejadian tersebut merupakan sebuah kecerobohan yang dilakukan oleh pihaknya lantaran menggelar demonstrasi secara spontan.

"Jadi gini, ini memang kecerobohan juga, karena kami juga, teman-teman melakukan aksi banyak yang spontan," ujarnya dalam konferensi pers, di Restoran Pulau Dua Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Kamis 25 November 2021 malam.

Arif mengakui bahwa ada anggota PP ada yang membawa sajam. Adapun mereka yang membawa sajam ini ada di Komando Inti Mahatidana (Koti).

"Ini bagian Satgas kita, yang memang mungkin bagian dari perlengkapannya, ada sangkur TNI," ucapnya.

Arif menyebutkan saat ini pihaknya sedang berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk memastikan jenis sajam apa yang dibawa anggota PP itu. Bila sajam yang dibawa adalah sangkur, dia bakal menjelaskan terkait Komando Inti Mahatidana di PP.

Baca juga: Demo Pemuda Pancasila Ricuh, Polisi: Tak Boleh Merasa di Atas Hukum!

"Jadi menurut saya nanti coba cek lagi ke sana, jenis apa yang emang dipunya. Kalau memang sangkur, kita juga minta kebijakan kepada pihak Polda Metro, karena itu bagian dari perlengkapan yang memang ada di Komti kami. Tapi kalau memang jenisnya sudah yang lain-lain, silakan bisa ditindak secara hukum. Sambil kita melihat kesalahannya dan apa yang memang mereka lakukan yang akhirnya berbuat kesalahan," tuturnya.

Baca juga: Alami Luka Serius, AKBP Dermawan Jalani Perawatan di Rumah Sakit

Atas peristiwa ini, Arif mengucapkan permohonan maaf kepada pihak kepolisian. "Karena yang kami dengar bahwa kader kami ditahan di Polda Metro Jaya. Jadi sekali lagi, dari saya sebagai Sekjen MPN Pemuda Pancasila, mengucapkan permohonan maaf sekali lagi yang sebesar-besarnya sampai terjadinya insiden ini," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 21 orang massa PP dan menetapkan 15 orang sebagai tersangka dalam aksi anarkis yang melukai anggota polisi berpangkat AKBP. Bahkan, sebanyak enam buah senjata dan dua butir peluru kaliber 38 revolver ikut diamankan.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat mengatakan, dari 21 orang yang telah diamankan polisi, 15 orang ditetapkan jadi tersangka

"Diamankan 21 orang yang diamankan ini dugaan pelanggaran UU Darurat yakni bawa senjata yakni sajam penikam, senjata pemukul, dan senjata penusuk," kata Tubagus di Mapolda Metro Jaya, Kamis (25/11/2021).

Baca juga: Demo Pemuda Pancasila Berakhir Ricuh, 36 Orang Ditahan Polisi

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini