Share

24 Siswa dan Guru di Kota Bogor Terpapar Covid-19

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Minggu 28 November 2021 15:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 28 338 2508642 24-siswa-dan-guru-di-kota-bogor-terpapar-covid-19-EZkbxrKJbW.jpg Wali Kota Bogor Bima Arya. (Foto : Okezone/Putra Ramadhani Astyawan)

BOGOR - Sebanyak 24 orang terpapar virus corona (Covid-19) di lingkungan sekolah wilayah Kota Bogor, Jawa Barat. Kasus itu ditemukan di tingkat SD, SMP, dan SMA.

Berdasarkan data yang diterima MNC Portal, temuan kasus tersebut merupakan hasil survei sementara secara berkala dari pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di Kota Bogor terhitung sejak tanggal 24-29 November 2021. terdapat 60 sekolah dari berbagai tingkatan yakni 30 SD, 17 SMP dan 13 SMA.

Dari jumlah itu, diambil sampel swab tes secara acak sebanyak 1.391 siswa dan guru. Tercatat, sebanyak 447 sampel di antaranya sudah keluar hasil yaitu 423 negatif dan 24 positif Covid-19 dengan status OTG.

Sementara 944 lainnya belum keluar hasilnya. Kemudian, dari 24 orang yang positif terdiri dari 18 warga Kota Bogor dan 6 warga Kabupaten Bogor.

"Ini screening dari pusat dari Kemenkes yang diambil sampelnya banyak sekali ribuan. Dari ribuan itu yang tercatat masuk (positif) 20-an dan semua tanpa gejala," kata Wali Kota Bogor Bima Arya kepada wartawan di Balai Kota Bogor, Minggu (28/11/2021).

Baca Juga : WNA dari Afrika Dilarang Masuk RI Cegah Varian Omicron, Kecuali untuk Pertemuan G20

Kendati begitu, Bima menyakini, sudah ada kekebalan dari siswa dan guru yang positif covid-19. Itu karena mereka tanpa gejala dan sembuh lebih cepat.

"Ini fenomena yang terjadi akhir-akhir ini. Dulu diambil sampel banyak keluar juga banyak. Sekarang keluarnya dikit dan semua tanpa gejala. Belum ada indikasi varian baru. Terindikasi ada kekebalan komunal karena tanpa gejala semua, sembuhnya juga cepat kontak eratnya juga gak banyak," ucap Bima.

Selanjutnya, ia menambahkan, dengan adanya temuan kasus tersebut pihaknya akan tetap melakukan tracking terhadap kontak erat. Juga berkoordinasi dengan sekolah yang terdapat kasus positif.

"Kasus yang di luar Kota Bogor akan dikoordinasikan dengan Dinkes Kabupaten Bogor," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini