Tragis, Bocah 7 Tahun Tewas di Kubangan Tempat Pemakaman

Hambali, Okezone · Senin 29 November 2021 03:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 29 338 2508786 tragis-bocah-7-tahun-tewas-di-kubangan-tempat-pemakaman-hFzTjaWss8.jpg Lokasi kubangan TPU yang menewaskan seorang bocah (Foto : Okezone.com/Hambali)

TANGERANG SELATAN - Seorang bocah berinisial YS ditemukan tewas tenggelam di suatu kubangan bagian sisi luar Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sari Mulya, Kampung Curug, RT01 RW01, Babakan, Setu, Tangerang Selatan (Tangsel).

Peristiwa tragis itu terjadi pada Sabtu 27 November 2021 sekira pukul 10.00 WIB. YS dan beberapa teman seusianya diketahui memang berniat berenang di sekitar kubangan.

Beberapa saat setelah kejadian, teman-tenan YS meminta pertolongan pada pengelola TPU yang juga menjabat sebagai pengurus lingkungan, Andri (37). Warga dan pekerja TPU lainnya lantas bergegas mengecek ke lokasi kubangan.

"Teman-temannya (korban) nyamperin, katanya ada yang tenggelam. Kebetulan saya lagi motong rumput di depan. Terus saya lari ke sini, waktu itu ada warga juga, ada pekerja juga di depan," kata Andri menunjukan lokasi kejadian, Minggu (28/11/21).

Tanpa pikir panjang, Andri lalu menceburkan diri sambil meraba-raba bagian bawah air. Setelah sampai di bagian tengah kubangan, barulah dia mendapati kepala korban muncul di permukaan air.

"Saya ngeraba-raba, cari ke bawah. Sampai di situ, posisinya sudah ngambang tapi kepalanya aja yang kelihatan. Akhirnya saya bawa ke pinggir," ucap dia.

Baca Juga : Banyak Buaya, Basarnas Kesulitan Cari Warga Tenggelam di Sungai

Tindakan darurat sempat dilakukan guna mengeluarkan air dari dalam tubuh YS, namun karena tak juga menunjukkan perubahan. Andri dibantu ayah korban, Sofiyan (30), melarikannya ke rumah sakit terdekat.

"Sampai sana dinyatakan sudah meninggal dunia," jelasnya.

Kedua orang tua korban, Sofiyan dan Yolan, masih sangat terpukul atas kejadian itu. Saat didatangi ke kediamannya, beberapa kerabat dan keluarga nampak berkumpul di teras rumah.

Bibi korban, Nafsiah (42), menuturkan, saat kejadian korban memang tengah bermain di area kubangan tersebut. Namun salah satu temannya mendorong korban hingga tercebur.

"Di situ emang sering buat mandi anak-anak, nah dia posisinya emang lagi pada mau mandi di situ. Kata teman-temannya, dia dijorokin sama temannya, mungkin karena bercanda atau apa ya, terus kejebur. Dia belum bisa berenang," katanya ditemui di rumah duka.

Meski telah merenggut korban jiwa, kondisi kubangan itu hingga kini dibiarkan terbuka tanpa pengaman. Tak ada garis polisi yang terpasang di lokasi. Beberapa anak-anak kecil tetap terlihat berenang tanpa khawatir ada maut mengintai di sana.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini