Tetapkan Status Pengemudi Mercy Lawan Arah, Polisi Gelar Perkara Besok

Carlos Roy Fajarta, · Senin 29 November 2021 15:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 29 338 2509106 tetapkan-status-pengemudi-mercy-lawan-arah-polisi-gelar-perkara-besok-NXFLCL4DWP.jpg Mercy alami kecelakaan karena melawan arah (foto: istimewa)

JAKARTA - Kasubdit Gakkum Polda Metro Jaya, AKBP Argo Wiyono menyebutkan pihaknya akan melakukan gelar perkara terkait pengemudi Mercedes-Benz E300 yang melawan arah hingga menimbulkan kecelakaan di Tol JORR Cakung pada Sabtu 27 November 2021 lalu.

"Sampai hari ini belum ditetapkan sebagai tersangka (MSD, 66 tahun), rencananya besok kami akan dijadwalkan pelaksanaan gelar perkara," ujar Argo Wiyono, Senin (29/11/2021) kepada awak media.

Ia menyebutkan pada hari ini penyidik masih melakukan lanjutan pemeriksaan di Gakkum Polda Metro Jaya untuk merunutkan kronologis kecelakaan tersebut.

"Kami juga akan melakukan pemeriksaan terhadap ahli kejiwaan atau psikiater untuk memastikan penyakit demensia," tambah Argo Wiyono

Baca juga: Viral Mercy Lawan Arah di Jalan Tol, Ini Sederet Sanksinya

Sebagaimana diketahui, tabrakan mobil Mercedes-Benz (Mercy) dengan dua mobil lainnya terjadi di Tol Cikunir KM 53+600. Penyebabnya, MSD sopir Mercy melawan arah saat kejadian di Jakarta Outer Ring Road (JORR). Namun, polisi belum menetapkan MSD sebagai tersangka karena alasan kesehatan.

Baca juga: 5 Fakta Mercy Lawan Arus di Tol Berujung Tabrakan Beruntun, Kondisi Sopir Mengejutkan

Kasubdit Gakum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Argo Wiyono mengatakan, hasil pemeriksaan sementara sopir berinisial MSD melawan arah di JORR karena mengalami penyakit demensia di mana sopir tidak dalam kondisi sadar. Dengan kondisi tersebut pihaknya masih belum menetapkan MSD sebagai tersangka.

"Info awal yang bersangkutan dalam kondisi 'demensia' atau menurunnya kondisi kemampuan berpikir. Untuk penetapan tersangka belum karena masih dalam proses riksa," kata Argo, Minggu (28/11/2021).

Argo menegaskan dalam penanganan kasus ini pihaknya tidak menyamakan penanganan kasus seperti kali ini seperti penanganan kasus orang gila atau stres. "(Proses hukum sama seperti orang gila?) Belum tentu. Karena masih ada kondisi saat normal atau wajar," jelasnya.

Kecelakaan terjadi pada Sabtu (27/11/2021). Mobil Mercy tersebut terus melaju di antara mobil-mobil yang mengarah kepadanya. Hingga akhirnya bertabrakan dengan Toyota Innova dan Honda Mobilio. 

Baca juga: Sopir Mercy Lawan Arus Ternyata Idap Demensia, Statusnya Belum Tersangka

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini