Crazy Rich Tanjung Priok Ahmad Sahroni Jadi Ketua Pelaksana Formula E, Ini 3 Alasannya!

Dominique Hilvy Febiani, MNC Media · Senin 29 November 2021 16:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 29 338 2509136 anies-ungkap-alasan-tunjuk-ahmad-sahroni-jadi-ketua-pelaksana-formula-e-xWfJ7wfM9i.jpg Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Sekjen Ikatan Motor Indonesia (IMI) Ahmad Sahroni ditunjuk Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai Ketua Pelaksana Jakarta E-Prix 2022 di DKI Jakarta. Salah satunya, karena crazy rich Tanjung Priok itu memiliki pengalaman di ajang balap.

Anies pun melakukan pertemuan dengan Sahroni di Gedung Balai Kota pada Senin, 29 November 2021. "Pak Sahroni adalah seorang yang berpengalaman di dalam kegiatan balap mobil, di dalam kegiatan racing yang amat diperlukan ketika kita melaksanakan sebuah kegiatan seperti formula E,” ujarnya.

Kedua adalah Sahroni merupakan ketua perkumpulan mobil listrik. Di mana, Formula E merupakan sebuah ajang balap mobil dengan menggunakan energi listrik.Β 

"Karena itu, kita sama-sama menyadari bahwa Formula E ini juga untuk membawa pesan kepada semua bahwa kita perlu mulai bersiap untuk melakukan transformasi kepada moda transportasi yang bebas emisi, salah satunya adalah kendaraan berbasis listrik,” ujarnya.

Baca Juga:Β Anies Tunjuk Ahmad Sahroni Jadi Ketua Pelaksana Formula E

Ketiga adalah Sahroni merupakan Sekjen IMI. Diharapkan ia bisa menjadi penghubung dalam pelaksaan nanti sesuai dengan regulasi internasional.

"Karena posisi beliau sebagai sekjen IMI yang merupakan perwakilan Indonesia sehingga diharapkan bisa menjadi jembatan di dalam pelaksanaan nanti antara apa yang menjadi regulasi internasional, apa yang menjadi ketentuan-ketentuan dengan pelaksanaan di lapangan itu yang nanti diharapkan bisa menjadi peran,” ucapnya.

Anies berharap kolaborasi gelaran tersebut berjalan sukses dan lancar. Ia juga berharap agar meskipun ibu kota akan berpindah namun Jakarta akan tetap menjadi pusat kegiatan perekonomian dengan digelarnya event Formula E di Jakarta.

β€œKita tahu bahwa ibu kota akan berpindah dan kita berharap Jakarta terus tetap menjadi pusat kegiatan perekonomian, pusat kegiatan budaya, pusat kegiatan seni dan itu akan berjalan terus, karena itu event formula E diharapkan bisa makin menyongsong peran Jakarta sebagai salah satu pusat perekonomian dan ini mengantisipasi situasi Jakarta sesudah nanti ibu kota kita sama sama tahu akan rencana berpindah dari jakarta,” tuturnya.

Baca Juga:Β Anies Siapkan Pergub untuk Antisipasi Covid-19 Saat Natal dan Tahun Baru

Ia juga berharap agar gelaran Formula E ini bisa membantu mengangkat nama Indonesia di kancah otomotif internasional. β€œIni adalah satu kegiatan yang kita harapkan bisa bersama-sama menempatkan Jakarta Indonesia sebagai bagian dari kancah global dan kita semua berharap ini semua bisa berjalan sukses,” katanya.

Sementara Sahroni mengatakan, akan meminta pendampingan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Pengawas Keuangan (BPK) terkait penyelenggaraan Formula E yang bakal digelar pada Juni 2022 mendatang. Adapun IMI merupakan salah satu pihak panitia dari turnamen balap mobil bertenaga listrik tersebut.

"Untuk KPK nanti saya berkirim surat meminta untuk audiensi dengan KPK sendiri dengan panitia untuk meminta langsung pendampingan dan pengawasan ketat dari awal sampai akhir. Bukan hanya KPK tapi juga BPK, untuk meminta secara auditik mengawali progres, atau proses pelaksanaan Formula E. Jadi bukan hanya KPK tapi BPK juga saya akan meminta untuk tetap diawasi secara audit,” kata Sahroni.

Sahroni menjelaskan, ajang Formula E adalah kampanye yang digelar untuk untuk menunjukkan pada dunia internasional bahwa Indonesia dengan ibukotanya DKI Jakarta telah siap sejajar dengan kota-kota besar di negara lain.

ra lain.
"Amanah ini dengan satu syarat untuk kepentingan bangsa Indonesia. Karena ini branding negara yang kita musti sama-sama suksesi dalam kegiatan formula E di Jakarta,” ujarnya.
Selain itu, Sahroni berharap sirkuit Mandalika bisa digunakan untuk ajang Formula 1. β€œIni event internasional akan ditonton lebih dari 170 negara, dan mudah-mudahan ini punya efek ekonomi yang diprogramkan oleh pemerintah yaitu pemulihan ekonomi yang tahun depan Insyaallah mudah-mudahan semua terselenggara baik dari ada Motogp, Formula E. Mudah-mudahan Mandalika bisa digunakan oleh Formula 1,” sambungnya.
Ahmad Sahroni menegaskan, penentuan lokasi sirkuit Jakarta E-Prix 2022 (Formula E) tetap akan dilakukan oleh IMI sebagai perpanjangan tangan dari Federation Internationale de l'Automobile/FIA (Federasi Olahraga Mobil Dunia).

"Masalah track semoga sebelum Natal kita akan umumkan, tapi tunggu survei dari FIA Kalau FIA bilang go head kami panitia akan mengumumkan langsung untuk setelahnya baru kita akan menghadap pak presiden meminta lanjutan arahan karena ini branding negara, kami harus melaporkan ini kepada bapak presiden bukan melibatkan presiden terkait dengan penyelenggaraan. Penyelenggaraan semua totally kita yang akan mempertanggungjawabkan karena ini even internasional maka ini harus dilaporkan dan melaporkan kepada bapak presiden,” pungkasnya.

"Amanah ini dengan satu syarat untuk kepentingan bangsa Indonesia. Karena ini branding negara yang kita musti sama-sama suksesi dalam kegiatan formula E di Jakarta,” ujarnya.

Selain itu, Sahroni berharap sirkuit Mandalika bisa digunakan untuk ajang Formula 1. β€œIni event internasional akan ditonton lebih dari 170 negara, dan mudah-mudahan ini punya efek ekonomi yang diprogramkan oleh pemerintah yaitu pemulihan ekonomi yang tahun depan Insyaallah mudah-mudahan semua terselenggara baik dari ada Motogp, Formula E. Mudah-mudahan Mandalika bisa digunakan oleh Formula 1,” sambungnya.

Ahmad Sahroni menegaskan, penentuan lokasi sirkuit Jakarta E-Prix 2022 (Formula E) tetap akan dilakukan oleh IMI sebagai perpanjangan tangan dari Federation Internationale de l'Automobile/FIA (Federasi Olahraga Mobil Dunia).

"Masalah track semoga sebelum Natal kita akan umumkan, tapi tunggu survei dari FIA Kalau FIA bilang go head kami panitia akan mengumumkan langsung untuk setelahnya baru kita akan menghadap pak presiden meminta lanjutan arahan karena ini branding negara, kami harus melaporkan ini kepada bapak presiden bukan melibatkan presiden terkait dengan penyelenggaraan. Penyelenggaraan semua totally kita yang akan mempertanggungjawabkan karena ini even internasional maka ini harus dilaporkan dan melaporkan kepada bapak presiden,” pungkasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini