Share

Pelanggan Indihome Tertipu, Telkom Kaji Prosedur dan Kronologisnya

Iqbal Dwi Purnama, Okezone · Senin 29 November 2021 17:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 29 338 2509190 pelanggan-indihome-tertipu-telkom-kaji-prosedur-dan-kronologisnya-d8YuzWsdmx.jpg Nomor kontak pelaku penipuan. (Foto: Dok pribadi korban penipuan)

JAKARTA - Pelanggan Indihome di Desa Pabuaran, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor tertipu Rp450.000 ketika hendak mengganti paket layanan internetnya.

AVP Corcom PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk Sabri Rasyid mengaku, pihaknya tengah mengkaji prosedur terkait hal itu serta meminta kronologis detail peristiwa ini seperti apa.

"Iya betul, saya juga sedang minta kronologis detailnya, dari tim Indihome, dan prosedurnya seperti apa," ujar Sabri kepada MNC Portal, Senin (29/11/2021).

Baca juga: Pelanggan Indihome Tertipu Ratusan Ribu Rupiah, Penipu Tahu Data Pelanggan!


Baca juga: PNS Gugat dan Usir Ibu Kandung, Sidang Putusannya Digelar Besok

Dia menuturkan, pelanggan tidak boleh mentransfer atau menitipkan uang ke rekening karyawan, termasuk sales. "Karena semuanya kan sudah resmi dari Telkom," sambung Sabri.

Sebelumnya, pelanggan Indihome yang bernama Duma menjadi korban penipuan. Dia ditelefon oleh orang yang mengaku dari Indihome.

Dia menyebutkan, saat awal berkomunikasi, pelaku sudah mengetahui data-data dia yang tercatat di Indihome. "Ketika telefon saya, dia sudah tahu data awal saya," ucap Dama.

Terlebih, sang penelefon juga menggunakan nomor yang seolah-olah itu adalah resmi dari Indohome, yakni +1 (213) 460 1817. Logo Indihome juga menempel sebagai foto profile dari aplikasi Whatsapp yang digunakan.

Dama pun diminta untuk mentransfer ke sebuah rekening, yakni rekening Bank Permata nomor 8528082182049056 atas nama Duwi Noviyanti.

Dia juga memberikan keterangan jika pembayaran itu bisa dilakukan melalui saluran lain, termasuk via aplikasi Dana untuk disampaikan ke rekening tersebut. Di mana Dana yang digunakan atas nama Duwi Noviyanti dengan nomor kontak +62 821-8204-9056.

"Tetapi kini nomor orangnya itu sudah tidak bisa saya hubungi, mungkin dihapus atau diblokir," ungkap dia.

Dama menjelaskan, niat melakukan upgrade paket itu memang sempat dia utarakan kepada sales Indihome secara langsung.

"Saya ngomong langsung ke sales-nya untuk melakukan upgrade. Kenapa saya transfer ke situ, karena mikirnya dibantu sales itu. Sudah pernah ketemu sebelumnya. Terus dia bilang nanti dihubungi oleh rekan kami ya bu, yang bagian upgrade," ujar Dama.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini