Share

PPKM Jakarta Naik Level 2, Ternyata Ini Dua Faktor Penyebabnya

Dominique Hilvy Febiani, MNC Media · Selasa 30 November 2021 14:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 30 338 2509640 ppkm-jakarta-naik-level-2-ternyata-ini-dua-faktor-penyebabnya-uIiiMNs8bj.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA – DKI Jakarta naik ke Level 2 Pemberlaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Kenaikan tersebut membuat penyesuaian aturan dalam aktivitas masyarakat. Lantas, apa penyebab kenaikan level PPKM di Ibu Kota?

Status itu ditetapkan berdasarkan Instruksi Mendagri No.63/2021. Selain Jakarta, daerah yang naik ke Level 2 adalah Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi.

Ada dua hal yang menyebabkan DKI Jakarta naik ke PPKM level 2. Pertama, berdasarkan asesmen dari World Health Organization (WHO), Kemenko Marves mengatakan bahwa tracing di Jabodetabek menurun.

“10 kabupaten/kota yang kembali ke level 2 di antaranya berada di wilayah Jabodetabek yang terjadi akibat turunnya angka tracing (penapisan) anggota aglomerasi di wilayah Jabodetabek," demikian keterangan Kemenko Marves.

Baca juga: Jakarta Naik PPKM Level 2, Perkantoran WFH Lagi?

Kedua, mulai terjadi kenaikan kasus, sementara jumlah orang yang dites PCR dalam sehari menurun. Merujuk pada data BNPB dan Pemprov DKI, kasus corona harian di Ibu Kota sempat naik lagi pada 24 November lalu.

Laporan positif harian dalam sepekan tertinggi pada 24 November dengan angka 82 kasus. Terendah 26 kasus pada 22 November. Berikut ini rincian datanya:

Data positif harian:

22 November: 26

23 November: 69

24 November: 82

25 November: 54

26 November: 70

27 November: 54

28 November: 51

29 November: 41

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Sementara itu, jumlah orang yang dites PCR setiap harinya cenderung menunjukkan penurunan. Per 22 November ada 10 ribuan orang yang dites PCR. Sehari setelahnya meningkat ke angka 14 ribu orang yang dites PCR.

Perolehan tertinggi warga yang dites PCR di Jakarta yakni pada 24 November di angka 16 ribuan orang. Setelah itu, tes PCR terhadap warga cenderung menurun hingga data per Senin (29/11) kemarin sebanyak 12.196 orang.

Data tes PCR harian:

22 November: 10.428

23 November: 14.261

24 November: 16.878

25 November: 15.369

26 November: 15.137

27 November: 15.116

28 November: 12.527

29 November: 12.196

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini