Polisi Sebut Bakal Ada Tersangka Baru Pengeroyok AKBP Dermawan

Antara, · Rabu 01 Desember 2021 00:20 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 01 338 2509934 polisi-sebut-bakal-ada-tersangka-baru-pengeroyok-akbp-dermawan-WVAmOx3W4V.jpg Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA - Polda Metro Jaya tak menutup kemungkinan adanya tersangka baru dalam kasus pengeroyokan terhadap Kabag Ops Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Dermawan Karosekali saat demo di depan Gedung MPR/DPR RI, Jakarta, Kamis 25 November 2021.

"Biasanya timbul pertanyaan masih ada tersangka lain tidak? Masih memungkinkan, hasil identifikasi kita masih sangat memungkinkan untuk penambahan jumlah tersangka," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Tubagus Ade Hidayat di Jakarta, Selasa (30/11/2021).

Baca Juga:  5 Anggota Pemuda Pancasila Kembali Jadi Tersangka Pengeroyokan AKBP Dermawan Karosekali

Dalam perkara tersebut, Polda Metro Jaya telah menetapkan enam orang tersangka, yakni RC, AB (18), WH (35), DH (23), ACH (29) dan MBK (23). Tubagus mengatakan pihak penyidik saat ini masih mendalami motif para pelaku tersebut melakukan pengeroyokan terhadap AKBP Karosekali.

"Untuk motivasi masih kita dalami lebih jauh lagi, tetapi penerapan pasalnya adalah 170 KUHP yang utama. Pasal 170 yang akibat materilnya tercukupi yaitu mengakibatkan adanya luka," tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan memastikan keenam tersangka tersebut adalah anggota ormas Pemuda Pancasila.

Baca Juga:  Kondisi AKBP Dermawan Membaik, RS Polri: Beberapa Hari ke depan Bisa Rawat Jalan

Dugaan tersebut diperkuat dengan temuan sejumlah barang bukti saat penangkapan enam tersangka tersebut antara lain KTP, seragam dan kartu anggota ormas Pemuda Pancasila.

"Ini ada kemeja seragam ormas Pemuda Pancasila. Ini seragam dimiliki oleh semua tersangka. Jadi, tersangka ini adalah anggota ormas Pemuda Pancasila," ujar Zulpan.

Keenam tersangka tersebut selanjutnya ditahan di Rumah Tahanan Polda Metro Jaya dan dijerat dengan Pasal 170 KUHP dan atau Pasal 212 KUHP dan atau Pasal 216 KUHP dan atau Pasal 218 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama lima tahun enam bulan.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini